Opini

Jalur Alternatif Dakwah Melalui Media Sosial

3 Mins read

Sejuk.ID Seiring berkembangnya zaman kemajuan teknologi, hal ini sangat berpengaruh bagi masyarakat Indonesia. Saat ini banyak sekali konten-konten di media sosial yang berbau agama. Bahkan, banyak para pemuka agama yang berdakwah melalui aplikasi media social seperti Tiktok, Instagram, Facebook, Youtube, dan masih banyak lagi lainnya.

Metode dakwah ini tentunya sangat efisien. Karena sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakan media sosial untuk kegiatan sehari-hari. Media sosial tidak hanya sebagai alat sumber informasi, melainkan juga sebagai sarana yang tepat dan efektif untuk berdakwah. Hal ini dikarenakan mayoritas masyarakat Indonesia menggunakan jaringan media sosial, dari berbagai kalangan usia di muka bumi ini. Sehingga, dakwah dapat dilakukan di manapun dan kapanpun, dan juga dapat diakses dengan cukup mudah.

Melalui media sosial, dakwah dapat disampaikan dengan baik dibandingkan dengan dakwah melalui program acara. Hal ini dimungkinkan karena masyarakat Indonesia yang sudah sangat mengenali media sosial. Dan tentunya dapat mengakses berbagai media yang berkaitan tentang dakwah Islam, dengan cara mencarinya di berbagai website atau akun di media sosial.
Dakwah sebenarnya hal wajib yang harus dilakukan, karena untuk mengingatkan ataupun mengajak suatu kebenaran dan kebaikan yang berpengaruh terhadap perilaku manusia.

Awal munculnya dakwah ditandai dengan peristiwa yang unik dan telah terjadi pada masa lampau dalam kehidupan manusia. Dakwah ini dapat dilakukan dalam bentuk lisan, tulisan, dan media. Berdakwah secara langsung memiliki tantangan dan kendala sendiri. Oleh karena itu, para pendakwah harus memiliki persiapan yang matang agar siap menyikapi berbagai tantangan yang akan dihadapi.

Dakwah menggunakan media sosial, banyak sekali kelebihan jika dibandingkan dengan media konvensional, diantaranya adalah media sosial sangatlah cepat dan juga ringkas. Dengan berdakwah menggunakan media sosial, jangkauan berdakwah sangat luas dan juga dirasa sangat cukup efisien. Namun dibalik itu, tentunya ada kelebihan dan ada juga kekurangannya.

Kekurangan dari berdakwah melalui media sosial yaitu komunikasi hanya terjalan satu arah, sehingga apabila terdapat pertanyaan yang ingin disampaikan kepada pendakwah, itu kemungkinan kecil di respon oleh pendakwah itu. Saat ini banyak sekali pendakwah-pendakwah yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah. Mereka memposting video-video yang berisikan tentang Keislaman dan juga informasi informasi yang mungkin belum di ketahui oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Dengan demikian masyarakat Indonesia mendapatkan kemudahan untuk menerima siraman rohani Keislaman dari pendakwah.

Namun, para pendakwah harus pintar-pintar dalam mencari kajian yang akan dibahas. Seperti isu-isu yang sedang menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat. Selain itu, para pendakwah harus pintar dalam memilih media platform yang akan digunakannya. Misalnya pada saat ini media platform yang lagi banyak digunakan adalah Tiktok dan Instagram. Maka, para pendakwah harus menggunakan aplikasi tersebut sebagai sarana dakwah.

Penggunaan jenis media massa yang tepat, akan membuat dakwah tersebut yang disampaikan atau yang di upluod mendapatkan respons yang positif dari masyarakat. Bahkan, masyarakat yang melihat akan tertarik dengan dakwah Keislaman tersebut. Dan semakin banyak orang orang yang mendapatkan ilmu-ilmu baru tentang Keislaman.

Berdakwah menggunakan media sosial sangatlah trend di kalangan pendakwah-pendakwah lainnya. Salah satu contohnya adalah Husain Basyaiban. Pendakwah satu ini menggunakan aplikasi Tiktok untuk menyampaikan dakwahnya. Dengan pengikut sebanyak 5 juta lebih followers yang didapatinya, dan pastinya banyak sekali orang-orang yang menonton videonya.

Selain sering kali membuat konten dakwah, ternyata Husain tengah menempuh pendidikan Sarjana di Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA). Dan uniknya artis Tiktok ini tidak ingin disebut Ustadz, Syeikh, atau Habib. Dia berasal dari Madura dan lahir pada tanggal 12 Agustus 2002. Selain itu, pria ini memiliki hobi yang sangat unik yaitu menonton anime One Piece dan tertarik dengan Beat Box.

Dengan pengikut yang begitu banyak di aplikasi Tiktok, Ustadz muda ini sering kali memposting video dakwahnya, dan mendapatkan penonton yang sangat banyak dari netizen. Dengan gaya public speaking yang dibawakan oleh Tiktokers satu ini, sehingga para netizen meresponnya dengan sangat positif dan juga mudah untuk di cerna. Sering kali Husain melakukan live Tiktok untuk berdiskusi mengenai ilmu Keislaman bersama dengan viewersnya.

Pendakwah muda yang berasal dari Madura ini memiliki ilmu Keislaman yang sangat luas sekali. Interaksi Husain dengan netizen Indonesia sangatlah aktif. Hal ini terbukti dari hampir seluruh video Tiktok yang di unggah oleh Husain, rata rata menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh para netizen di kolom komentar. Dan sering kali pria ini meluruskan tanggapan netizen yang dianggapnya salah.

Dakwah melalui platform media sosial dapat memberikan kemudahan bagi orang yang memiliki kesibukan, terutama bagi pemuda-pemuda Indonesia yang ingin mempelajari agama Islam ataupun yang ingin memperdalamnya. Apalagi, pengguna media sosial yang paling banyak saat ini adalah dari kalangan generasi muda, sehingga dakwah menggunakan media sosial sangatlah berguna untuk saat ini.

Dakwah Islam di media sosial memiliki pendengar dan juga peminat yang yang sangat luas, dikarenakan pengguna media sosial terdiri dari sebagian besar kalangan masyarakat. Dakwah menggunakan platform media online dapat memberikan kesempatan dan juga tantangan baru untuk memperluas terhadap penyebaran dakwah Islam. Maka dari itu, tidak heran jika media sosial merupakan media yang paling populer serta sangat diminati oleh para pendakwah untuk menyampaikan dakwahnya kepada masyarakat Indonesia, dan juga menjadi jalan alternatif untuk berdakwah.

Penulis : Irfan Hakim Eka Satriya (Mahasiswa Semester Satu Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang)

585 posts

About author
Pemuda yang senang belajar dan berbagi dengan sesama.
Articles
    Related posts
    Opini

    Aktivis Muda Muhammadiyah Jawa Barat Mantap Mendukung Ganjar-Mahfud MD

    2 Mins read
    Opini

    Identitas Indonesia: Simfoni Kebhinekaan Abadi

    3 Mins read
    Opini

    Tingkat Dampak Positif Video Game pada Aspek Kognitif Sosial

    2 Mins read

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *