NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Korean Lecture Series HI UMM: Dosen Prodi HI UMM Bedah Fleksibilitas Politik Korea Selatan

1 Mins read

SEJUK.ID – Sistem politik yang berubah-ubah, dinamika di Semenanjung Korea, dan diplomasi budaya yang kuat membuat Korea Selatan terus menarik perhatian global. Korea Selatan, dengan ekonominya yang maju dan diplomasi yang kuat, telah menjadi pemain kunci dalam isu-isu regional dan bahkan global.

Demikian hal tersebut ditegaskan oleh salah satu dosen Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Hafid Adim Pradana M.A, dalam seri kelas Kajian Kawasan oleh Prodi HI UMM yang berkolaborasi dengan The Academy of Korean Studies (AKS).

Adim, kerap ia disapa, menyoroti bagaimana Korea Selatan dapat beradaptasi dengan perubahan ekonomi dan politik global melalui kebijakan baik luar maupun dalam negerinya. Selain itu, Adim juga menguraikan bahwa Korea Selatan dapat menjadi percontohan dalam menuntaskan dinamika historis dan geopolitik.

“Korea Selatan tidak hanya menjadi pusat inovasi teknologi, melainkan juga menjadi ‘kiblat’ bagaimana sebuah negara dapat mengatasi tantangan historis dan geopolitik,” ungkap Adim.

Korea Selatan dikenal luas karena diplomasi budayanya yang menarik. Namun, di balik daya tarik budayanya, negara ini juga menghadapi tantangan geopolitik yang serius, terutama ketegangan dengan kembaran tak seirasnya, Korea Utara.

“Dari konflik dengan Korea Utara hingga hubungan dagang dengan negara-negara besar, Korea Selatan telah menunjukkan ketangguhan dan fleksibilitas dalam kebijakan politiknya,” terang Adim.

Dalam menghadapi konflik ini, Korea Selatan telah menunjukkan fleksibilitas politik yang luar biasa. Fleksibilitas ini mencerminkan komitmen Korea Selatan untuk mencari solusi damai dan stabil di Semenanjung Korea, meskipun dihadapkan pada ancaman dan provokasi.

“Dengan mata yang tertuju pada masa depan, Korea Selatan terus berjalan di jalur diplomasi yang dinamis, berusaha untuk menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernisasi, antara kepentingan nasional dan komitmen globalnya, sekalipun dihadapkan dengan panasnya konflik dengan tetangganya,” urai Adim mengakhiri.

Baca Juga:  Pengaruh Westernisasi Terhadap Kebudayaan dan Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Seri kelas ini merupakan bagian dari upaya Prodi HI UMM untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai isu-isu internasional, serta memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana negara-negara, seperti Korea Selatan, beroperasi dalam konteks global yang kompleks. (fal/han)

 

1376 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

FK-KIM DIY Didorong Perkuat Kolaborasi dan Jembatani Aspirasi Masyarakat

3 Mins read
SEJUK.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong Forum Komunikasi Komunitas Informasi Masyarakat (FK-KIM) DIY memperkuat kolaborasi lintas…
BeritaDaerah

BikersMu Kota Pekalongan Jelajahi Dieng, Perkuat Silaturahmi Lewat Touring Dakwah

1 Mins read
SEJUK.ID – Semangat persaudaraan dan dakwah mewarnai kegiatan touring BikersMu Chapter Kota Pekalongan bertajuk “BikersMu Ride to Pintu Langit Sky View Kejajar…
BeritaDaerah

Bukan Sekadar Berkendara, BikersMu Kota Bekasi Perkuat Syiar Dakwah

2 Mins read
SEJUK.ID – Komunitas Bikers Muhammadiyah (BikersMu) Chapter Kota Bekasi menggelar touring bulanan pada Sabtu (10/10/2026). Mengusung tagline “Sehat, Syiar, Silaturahmi”, kegiatan ini…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *