BeritaDaerah

UMM dan Unesco Bergandeng Tangan dalam Panen Perdana Padi Sehat di Bali

1 Mins read

SEJUK.ID –¬†Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terlibat dalam sebuah acara penting, yaitu Panen Perdana Padi Sehat di Desa Bengkel, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Senin (18/9/2023). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) dengan dukungan dari dosen-dosen UMM.

Kegiatan ini diawasi oleh Iqbal Ramadhani Fuadiputra, S.E., M.SM, dan Isnani Dzuhrina, S.Sos, M.Adv, serta melibatkan anggota PMM seperti St. Amrianinsyah, Fransiska Aprodite Afianto, dan Mada Reyhend Khassi Putra.

Pengabdian kepada masyarakat adalah aspek penting dalam tri dharma perguruan tinggi, dan dosen UMM bersama tim PMM menjalankannya dengan kolaborasi antara masyarakat Desa Bengkel dan universitas tersebut. Bahkan, kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Unesco.

Dalam acara panen perdana padi sehat ini, Prof. Dr. Ignasius D.A. Sutapa, MSc dari Unesco, serta berbagai pihak terkait seperti dinas pertanian kabupaten Tabanan, BPP Kecamatan Kediri, BUMDES Desa Bengkel, TPST3R, dan Masyarakat Subak Bengkel turut hadir. Prof. Dr. Ir. Indah Prihartini, M.P. dan tim dari UMM juga ikut serta.

Program panen padi sehat ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Malang dan Desa Bengkel sebagai bagian dari inisiasi untuk membentuk klaster pangan berbasis pertanian padi ramah lingkungan dalam jangka waktu 5 tahun ke depan. Tim UMM menerapkan inovasi Biofarm untuk meningkatkan kesuburan lahan, membersihkan air, meningkatkan produktivitas tanaman, mengendalikan hama penyakit, dan menjaga lingkungan. Inovasi ini juga dapat diterapkan dalam pengolahan sampah yang efisien.

Kegiatan panen perdana padi ini dipimpin oleh Bapak Pekaseh, seorang tokoh adat terkemuka di Desa Bengkel. Proses panen tersebut mengikutsertakan buruh-buruh yang berasal dari Jawa yang dipanggil khusus oleh petani setempat untuk membantu dalam panen padi. Adat dan tradisi yang kental turut membuat kegiatan ini menjadi momen yang tak terlupakan bagi semua yang hadir. (*)

Reporter Fathan Faris Saputro