NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Pesan Idulfitri: Gunakan Waktu untuk Hal Bermanfaat

1 Mins read

Sejuk.IDPimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Parungbingung, Pancoranmas, Depok, menggelar shalat Id di pelataran Masjid Jami Al-Hukama, Jumat (21/4/2023). Imam sekaligus khatib yang bertugas dalam shalat Idul Fitri 1444 Hijriyah ini ialah Ustaz Wahyudin Halilintar.

Dalam khutbahnya, Ustaz Wahyudin mengingatkan agar umat Islam bisa mencapai takwa sebagaimana tujuan perintah berpuasa. Sebab, dia menjelaskan, hanya gelar takwalah yang akan menjadi jaminan di akhirat kelak.

“Semoga ibadah kita selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT,” ungkapnya, Jumat (21/4).

Selain meningkatkan ketakwaan, menurut Ustaz Wahyudin, satu hasil dari puasa Ramadhan adalah ampunan dosa. “Ramadhan menjadi ajang membersihkan dosa-dosa kita,” ujarnya.

Dia pun menjelaskan mengenai lima konsekuensi hukum dalam perspektif Islam, yakni wajib, sunah, mubah, makruh, dan haram. “Mana yang paling sering kita lakukan? Yang paling sering adalah yang bersifat mubah, seperti makan, minum, tidur, dan lain-lain,” kata dia.

Yang paling sering ialah memperturutkan hawa nafsu. Sebab itu, menurut dia, tubuh sebagai anugerah dari Allah harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. “Alih-alih digunakan untuk ibadah, tubuh kita digunakan untuk hal-hal yang bersifat dunia dan memenuhi nafsu saja, ini sangat disayangkan,” katanya.

Maka, bulan suci Ramadhan menjadi waktu khusus untuk belajar menahan, mendidik diri kita untuk mengendalikan hawa nafsu. “Banyak yang puasa hanya mendapat lapar dan haus saja. Banyak yang ibadah malam, hanya mendapat lelahnya saja,” ujar dia.

Sebab itu, Ustaz Wahyudin menjelaskan, umat Islam harus memanfaatkan waktunya untuk hal-hal yang bermanfaat. Sebagaiman Rasulullah berwasiat dalam sabdanya:
“Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.”

Maka, kata dia, puasa mengajarkan kita bagaimana mencegah kita memperturutkan hawa nafsu. Sebab, dia menjelaskan, menuruti hawa nafsu akan membawa umat manusia pada kebinasaan.

Baca Juga:  BikersMu Chapter Bantul Resmi Dikukuhkan, Dakwah Komunitas Merambah Jalanan

Rasulullah Saw bersabda, “Tiga perkara yang membinasakan adalah kekikiran yang dituruti, mengikuti hawa nafsu, dan kekaguman seseorang terhadap dirinya sendiri.”

Selain itu, Ustaz Wahyudin juga mengingatkan, menjadi kewajiban orang beriman untuk memperbaiki diri dan mengikuti jalan yang lurus, sebagaimana dicontohkan Nabi, sahabat, dan tabiin.

“Mari kita isi Syawal ini dan bulan-bulan berikutnya dengan menjadi insan yang lebih baik,” pesannya menutup khutbah. (*)

1233 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

Buku Sejarah MIM 09 Labuhan Diluncurkan, Mengabadikan Jejak Pengabdian 73 Tahun Pendidikan

2 Mins read
SEJUK.ID – Halaman MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MIM 09 Labuhan), Kecamatan Brondong, Lamongan, tampak berbeda pada Kamis (18/6/2026). Tidak hanya dipenuhi keceriaan…
BeritaDaerah

UMKM Binaan SUMU Kian Berkembang, Aflah Apparel Tawarkan Jersey Custom dengan Sentuhan Profesional

2 Mins read
SEJUK.ID – Di tengah meningkatnya kebutuhan akan identitas visual bagi tim olahraga, komunitas, dan lembaga, UMKM binaan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Aflah…
BeritaDaerah

Milad Ke-40 STIT Muhammadiyah Bojonegoro Diramaikan Turnamen Esports, 215 Pelajar Ambil Bagian

2 Mins read
SEJUK.ID – Perkembangan olahraga elektronik (esports) di Indonesia terus menunjukkan tren yang positif. Melihat peluang tersebut, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *