SEJUK.ID – Suara takbir berkumandang syahdu di tanah lapang Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Rabu (27/5/2026). Dalam suasana khusyuk Iduladha 1447 Hijriah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Campurejo kembali menunjukkan semangat kepedulian sosial melalui pelaksanaan ibadah kurban.
Melalui sinergi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), PRM Campurejo berhasil menghimpun 4 ekor sapi dan 83 ekor kambing untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.
Perolehan tersebut menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong dan ketakwaan jamaah dalam menjalankan syariat kurban. Hewan kurban dihimpun melalui tiga AUM, yakni Masjid Al-Ikhlash dengan 1 ekor sapi dan 44 kambing, MI Muhammadiyah 2 Campurejo dengan 2 ekor sapi dan 29 kambing, serta SMP Muhammadiyah 13 Campurejo dengan 1 ekor sapi dan 10 kambing.
Laporan penghimpunan hewan kurban itu disampaikan oleh Abdul Fakiq, M.Pd. di hadapan ribuan jamaah salat Iduladha. Suasana haru dan syukur tampak menyelimuti warga yang hadir, terlebih ketika mengetahui distribusi daging kurban akan menjangkau masyarakat secara merata.
Untuk memastikan proses penyembelihan berjalan lancar dan tertib, panitia membagi pelaksanaan di tiga titik, yakni Masjid Al-Ikhlash, MI Muhammadiyah 2 Campurejo, dan SMP Muhammadiyah 13 Campurejo.
Meneguhkan Ketakwaan dan Kepedulian
Bagi para pekurban, ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan wujud ketundukan dan kecintaan kepada Allah SWT. Melalui kurban, mereka belajar melepaskan sebagian harta terbaik demi meraih ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam ajaran Islam, kurban menjadi simbol keikhlasan dan pengorbanan. Nilai utamanya tidak terletak pada banyaknya hewan yang disembelih, melainkan pada ketakwaan dan niat tulus orang yang berkurban.
Hal itu sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an surah Al-Hajj ayat 37:
“Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan mencapai (keridaan) Allah, tetapi yang mencapai (keridaan)-Nya adalah ketakwaan kamu.”
Semangat berbagi yang ditunjukkan PRM Campurejo juga menjadi penguat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Daging kurban yang dibagikan tidak hanya menjadi santapan hari raya, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan rasa kebersamaan bagi warga.
Momentum Iduladha tahun ini memastikan banyak keluarga dapat menikmati hidangan daging kurban bersama. Kehadiran panitia dan para pekurban di tengah masyarakat menjadi simbol bahwa nilai kepedulian sosial tetap hidup dan tumbuh di lingkungan Desa Campurejo.
Geliat kurban PRM Campurejo 2026 menjadi pengingat bahwa keikhlasan dan kebersamaan mampu menghadirkan keberkahan yang dirasakan banyak orang. Semangat berbagi itu diharapkan terus menginspirasi masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. (*)
Penulis : Ma’in | Editor : Fathan Faris Saputro


