SEJUK.ID – Rumah Sakit Universitas Ahmad Dahlan (RS UAD) memberikan edukasi mengenai cara mencuci tangan dan menggosok gigi kepada murid SD Unggulan ‘Aisyiyah Ngemplak, Kabupaten Sleman, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diselenggarakan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Ngemplak. Edukasi diberikan untuk mengenalkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan anak dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Bidang Humas, Pemasaran, dan Medikolegal RS UAD Tata Swastika Ayuningtyas mengatakan, usia sekolah dasar merupakan fase penting dalam pembentukan kebiasaan menjaga kebersihan diri.
“Cuci tangan dan gosok gigi merupakan kebiasaan sederhana, tetapi sangat penting bagi kesehatan anak. Ketika dibiasakan sejak dini, anak akan lebih terbiasa menjaga dirinya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Tata.
Edukasi disampaikan Dokter Gigi Umum RS UAD, drg. Raisa Nadhifa. Para murid mendapatkan penjelasan mengenai cara mencuci tangan yang benar serta teknik menggosok gigi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut.
Menurut Tata, kebiasaan mencuci tangan dengan benar dapat membantu mengurangi risiko masuk dan menyebarnya kuman penyebab penyakit. Adapun perawatan gigi yang tepat dapat membantu mencegah gigi berlubang sekaligus menjaga kesehatan mulut.
“Pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah penting karena anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar menerapkannya secara langsung,” ujarnya.
Tata mengatakan, pemahaman mengenai kesehatan yang diberikan sejak dini diharapkan dapat membentuk kemandirian anak dalam merawat tubuh. Kebiasaan tersebut juga diharapkan terbawa ke lingkungan keluarga sehingga manfaat edukasi tidak berhenti di sekolah.
Keterlibatan tenaga kesehatan dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional juga memberikan kesempatan kepada murid untuk memperoleh informasi kesehatan dari tenaga yang kompeten dengan cara penyampaian yang sesuai dengan usia mereka.
“Kami berharap anak-anak semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri sebagai bagian dari pola hidup sehat. Dengan begitu, mereka dapat membangun kebiasaan positif yang dipertahankan hingga dewasa,” tutur Tata. (*)


