SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) membawa sejumlah pengusaha Muhammadiyah untuk melihat lebih dekat perkembangan dunia usaha di Tiongkok melalui SUMU Business Trip to Beijing yang berlangsung pada 8–14 September 2026.
Salah satu agenda utama dalam perjalanan tersebut ialah kunjungan delegasi SUMU ke China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026. Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal perkembangan perdagangan jasa, teknologi, dan inovasi, sekaligus melihat secara langsung berbagai pelaku usaha serta produk dan layanan yang ditawarkan.
Bagi peserta, kunjungan ke CIFTIS memberikan gambaran mengenai dinamika dunia usaha yang terus berkembang. Berbagai layanan dan solusi baru yang diperkenalkan dalam pameran tersebut menjadi bahan pembelajaran, sekaligus membuka ruang bagi peserta untuk mengenal lebih banyak pelaku usaha dan menjajaki kemungkinan kerja sama pada masa mendatang.
Salah satu peserta, Jogie Suaduon, mengatakan kunjungan ke CIFTIS memberikan pengalaman berbeda karena peserta dapat melihat secara langsung perkembangan bisnis dan inovasi yang berlangsung di Tiongkok.
“Bagi saya, CIFTIS memberikan pengalaman dan wawasan baru. Kita bisa melihat secara langsung bagaimana bisnis, teknologi, dan layanan berkembang begitu cepat. Dari sini kita bisa belajar, melihat apa yang bisa diterapkan di Indonesia, sekaligus membuka peluang untuk membangun koneksi dan kerja sama ke depan,” ujarnya, Jumat (19/9/2026).
Mengenal Sejarah dan Peradaban Tiongkok
Selain agenda bisnis, perjalanan tersebut diisi dengan kunjungan ke sejumlah tempat bersejarah dan ikonik di Beijing, seperti Tembok Besar Tiongkok (Great Wall), Forbidden City, Summer Palace, dan Masjid Niujie.
Masjid Niujie menjadi salah satu destinasi yang memberikan pengalaman tersendiri bagi peserta. Masjid bersejarah tersebut merupakan salah satu bagian penting dari perjalanan panjang komunitas Muslim di Beijing yang telah berlangsung selama lebih dari seribu tahun.
Kunjungan ke sejumlah destinasi tersebut melengkapi perjalanan peserta dengan pengalaman untuk mengenal lebih dekat sejarah, budaya, serta kehidupan masyarakat Tiongkok.
Membawa Pulang Wawasan dan Koneksi Baru
Melalui kunjungan ke CIFTIS dan berbagai rangkaian kegiatan selama berada di Beijing, SUMU berharap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman perjalanan, tetapi juga wawasan dan koneksi baru yang dapat menjadi bekal dalam mengembangkan usaha masing-masing.
Business Trip to Beijing merupakan perjalanan bisnis kedua yang diselenggarakan SUMU setelah sebelumnya mengadakan perjalanan ke Yiwu. Jika perjalanan ke Yiwu memberikan pengalaman mengenai salah satu pusat perdagangan dan grosir dunia, kunjungan ke Beijing memberikan perspektif yang lebih luas mengenai perkembangan bisnis, perdagangan jasa, teknologi, dan inovasi di Tiongkok.
Setelah Yiwu, Beijing menjadi bagian dari perjalanan SUMU untuk terus memperluas wawasan, membangun koneksi, dan melihat berbagai peluang usaha yang dapat dikembangkan lebih lanjut di Indonesia. (*)
Penulis : Soleh | Editor : Fathan Faris Saputro


