NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaNasional

Dubes RI di Malaysia Kurban Sapi Jumbo lewat Muhammadiyah, Antusiasme WNI Meningkat

2 Mins read

SEJUK.ID – Antusiasme masyarakat Indonesia di Malaysia untuk menunaikan ibadah kurban melalui Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia meningkat signifikan pada Iduladha 1447 Hijriah/2026. Tidak hanya warga Muhammadiyah, sejumlah diplomat Indonesia hingga warga lokal Malaysia turut mempercayakan hewan kurbannya kepada panitia kurban Muhammadiyah Malaysia.

Salah satu pekurban tahun ini ialah Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Malaysia, H.E. Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo. Ia menyerahkan sapi jumbo melalui program kurban Muhammadiyah Malaysia di Falah Farm Field, Selangor.

Wakil Ketua PCIM Malaysia sekaligus Ketua Panitia Ibadah Kurban Muhammadih Malaysia 2026, Zeldi Suryady, menyampaikan rasa syukur atas tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan kurban yang dikelola PCIM Malaysia.

“Alhamdulillah, sampai hari ini kami melihat antusiasme warga Muhammadiyah secara khusus dan masyarakat Indonesia di Kuala Lumpur secara umum sangat luar biasa dalam mempercayakan hewan kurbannya kepada Muhammadiyah Malaysia. Ini menjadi amanah besar bagi PCIM Malaysia,” ujarnya.

Menurut Zeldi, keikutsertaan Dubes RI dan sejumlah diplomat Indonesia menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus penguat hubungan kemanusiaan antara masyarakat Indonesia dan Malaysia.

“Bentuk pengorbanan Bapak Dubes ini bukan hanya ibadah personal, tetapi juga wujud kepedulian dan perekat hubungan sosial bagi masyarakat Indonesia maupun masyarakat Malaysia yang menerima manfaat kurban,” katanya.

Ia mengatakan, dinamika pelaksanaan kurban tahun ini menghadirkan tantangan tersendiri bagi panitia. Zeldi menggambarkan suasana menjelang penutupan pendaftaran layaknya pertandingan besar yang penuh ketegangan.

“Terus terang, menjadi ketua panitia tahun ini rasanya seperti menonton El Clasico Real Madrid melawan Barcelona atau derby Persib melawan Persija. Awalnya tegang, harap-harap cemas, dagdigdug, terutama menjelang hari H,” ungkapnya sambil tersenyum.

Baca Juga:  Pernyataan Sikap DPD IMM Kaltim, Andri Rifandi: DPR RI Harusnya Taat Putusan MK, Bukan Mendadak Revisi UU Pilkada

Zeldi menjelaskan, pada awal pembukaan program, pergerakan shahibul kurban (SQ) terbilang cukup lambat. Namun, mendekati hari-hari terakhir, jumlah peserta meningkat sangat cepat sehingga memunculkan optimisme besar di kalangan panitia.

Hal lain yang menggembirakan, lanjutnya, ialah semakin luasnya jangkauan syiar kurban Muhammadiyah Malaysia. Tahun ini, partisipasi tidak hanya datang dari kalangan WNI dan warga Muhammadiyah, tetapi juga masyarakat lokal Malaysia.

“Ada beberapa warga lokal Malaysia yang ikut menjadi shahibul kurban dan berkontribusi dalam program kurban tahun ini. Tentu ini hasil dari sosialisasi teman-teman yang memiliki jaringan dengan masyarakat lokal,” jelasnya.

Bagi panitia, keterlibatan warga Malaysia menjadi tanda bahwa dakwah sosial Muhammadiyah semakin diterima lintas komunitas.

“Ini menggembirakan karena syiar kurban menjadi lebih luas, tidak hanya di kalangan WNI atau warga Muhammadiyah, tetapi juga menjangkau masyarakat lokal Malaysia,” tambah Zeldi.

Wakil Ketua PCIM Malaysia itu juga menyampaikan apresiasi kepada KBRI Kuala Lumpur atas dukungan terhadap pelaksanaan program kurban tahun ini, terutama dalam membantu sosialisasi di lingkungan kedutaan.

“Kami berterima kasih kepada pihak KBRI karena dukungan yang diberikan sangat membantu panitia. Kedutaan menjadi tempat hilir mudik warga negara Indonesia sehingga promosi kurban dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” katanya.

Zeldi berharap dukungan tersebut menjadi tonggak penguatan kolaborasi antara PCIM Malaysia, organisasi kemasyarakatan Indonesia di Malaysia, dan KBRI Kuala Lumpur.

“Mudah-mudahan kerja sama ormas Indonesia di Malaysia dengan KBRI sebagai induk WNI di Malaysia semakin erat. Semoga pelaksanaan kurban Muhammadiyah Malaysia pada Rabu nanti berjalan lancar serta membawa manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

1197 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

Jangan Mati Sebelum Menulis Buku, Pesan Menggugah dari Kajian Literasi

2 Mins read
SEJUK.ID – Semangat literasi bergema dari Joglo Sedjati, Desa Gajah, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (23/5/2026) malam. Taman Baca Masyarakat (TBM) Sedjati…
BeritaNasional

Usai Kalah dari Malaysia, Tim Sepak Takraw Indonesia Lepas Penat di Warung Soto Lamongan

2 Mins read
SEJUK.ID – Lampu-lampu malam mulai menyala di sudut Kuala Lumpur ketika rombongan tim sepak takraw Indonesia tiba di Warung Soto Lamongan (Wasola),…
BeritaDaerah

Graduation Party Hamas School, Persembahan Cinta Guru untuk Langkah Baru Para Siswa

2 Mins read
SEJUK.ID – Wisuda bukan sekadar seremoni penyerahan ijazah atau penanda kelulusan. Bagi SMP Muhammadiyah 13 Campurejo yang dikenal dengan sebutan Hamas School,…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *