SEJUK.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok menggelar Rapat Kerja Pimpinan Daerah (Rakerpimda) yang melibatkan seluruh majelis, lembaga, dan organisasi otonom se-Kota Depok. Kegiatan yang berlangsung di MTs Muhammadiyah 1 Kota Depok ini berfokus pada perumusan program kerja kolaboratif untuk periode 2026, Ahad (15/2/2026).
Ketua PDM Kota Depok, H. Ali Wartadinata, menegaskan bahwa Rakerpimda merupakan langkah strategis untuk memastikan gerakan Muhammadiyah di daerah tetap terarah dan selaras dengan target yang dirumuskan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“Kita mengusung tiga strategi utama: berkemajuan, bermarwah, dan berkepastian masa depan. Tahun 2025 menjadi periode luar biasa bagi majelis dan lembaga, tetapi kita harus terus mengevaluasi capaian yang belum optimal menjelang muktamar mendatang,” ujar Ali.
Ia menjelaskan, Muhammadiyah di Depok memiliki kekuatan aset yang signifikan, meliputi 30 sekolah, 60 masjid dan musala, serta sejumlah klinik kesehatan. Potensi tersebut diharapkan dapat disinergikan lebih maksimal bersama pemerintah daerah guna memperluas pelayanan kepada masyarakat.
Kolaborasi Memajukan Kota
Kepala Bapperida Kota Depok, Dadang Wihana, yang hadir sebagai narasumber, mengapresiasi langkah PDM Depok dalam menyelaraskan program kerja. Menurut dia, Muhammadiyah memiliki citra kuat di masyarakat, khususnya di sektor pendidikan serta kiprah sosial di Depok.
Ia memaparkan 20 program unggulan Pemerintah Kota Depok yang dinilai dapat dikolaborasikan dengan Muhammadiyah karena besarnya potensi kerja sama lintas bidang.
“Kerja sama sudah terjalin, salah satunya melalui Lazismu dalam penanganan stunting. Ke depan, kami ingin memperluas kolaborasi di bidang riset dan pemberdayaan UMKM,” kata Dadang.
Ia juga menyoroti dominasi generasi Z dan milenial dalam komposisi penduduk Depok. Karena itu, aktivis muda Muhammadiyah didorong melahirkan rintisan usaha melalui Depok Creative Hub serta memperkuat sinergi pendidikan vokasi agar lulusan SMK lebih siap memasuki dunia kerja.
Menurut Dadang, program “Depok Maju Go Global” membuka peluang evaluasi kurikulum sekolah kejuruan, terutama pada bidang teknologi informasi dan perhotelan, agar selaras dengan kebutuhan industri.
Ia menambahkan, PDM Kota Depok juga diharapkan menjalin kolaborasi lebih luas dengan dinas terkait guna mengoptimalkan berbagai program unggulan daerah. Rakerpimda ini diharapkan melahirkan langkah konkret yang mendukung visi Depok sebagai kota yang nyaman dan religius. (asl)


