NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Seminar Inovasi Kepanduan, Kiat Bahas P2HW

1 Mins read

Sejuk.ID – Kafilah Joko Tingkir gerakan kepanduan Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Lamongan mengadakan kegiatan Seminar Inovasi kepanduan Hizbul Wathan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Universitas Muhammadiyah Lamongan, Senin (26/9/2022).

Pembicara pertama Ramanda Sri Bintang Sahara M. K. N. Dosen Fakultas Kesehatan UM Lamongan. Dengan membahas Inovasi Pertolongan Pertama Hizbul Wathan (P2HW).

Ramanda Bintang menerangkan, tujuan PPGD diantaranya menyelamatkan nyawa korban, meringankan penderitaan korban, mencegah cedera atau penyakit menjadi lebih parah, mempertahankan daya tahan korban, dan mencari pertolongan yang lebih lanjut.

Selain itu juga menerangkan terkait, Circulatory Suport atau bantuan sirkulasi, menurutnya tindakan paling penting pada bantuan sirkulasi adalah pijatan jantung luar. Pijatan jantung luar dapat dilakukan mengingat sebagian besar jantung terletak diantara tulang dada dan tulang punggung sehingga penekanan dari luar dapat menyebabkan terjadinya efek pompa pada jantung yang dinilai cukup untuk mengatur peredaraan darah minimal pada keadaan mati klinis.

“Disability atau pemeriksaan status neurologis merupakan pendarahan intraknial dapat menyebabkan kematian dengan sangat cepat sehingga diperlukan evaluasi keadaan neurologis secara cepat. Yang dinilai adalah tingkat kesadaran, ukuran dan reaksi pupil,” tuturnya.

Menangani gejala gigitan ular di antaranya menempatkan bagian yang digigit dari posisi tubuh, jangan dihisap, jangan dibalik bisa merusak jaringan, membuka luka dan mengeluarkan darah, jangan minum alkohol atau kopi, jangan dikompres dengan air panas dan air es, longgarkan pakaian, dan pertolongan medis.

Ia menambahkan, tanda dan gejala hiportemia di antaranya dingin dan menggigil, penurunan kesadaran, suhu tubuh menurun, kelaparan dan mual, kebingungan, lesu, koma, dan tertidur.

Menurutnya, cara mengatasinya diantaranya, “Pasien dijauhkan dari lingkungan dingin ditempatkan pada area yang hangat, jika pakaian basah maka diganti dengan pakaian hangat dan kening, berikan botol kaca hangat pada bagian tubuh yang dekat dengan arteri besar (ketiak), nafas dan kesadaran px harus dipantau dan jangan sampai dehidrasi, px yang tidak sadar segera lakukan RJP, bila px sadar berikan minuman hangat, memberikan kompres hangat didada,leher dan pangkal paha,” pungkasnya. (Fathan Faris Saputro)

Baca Juga:  Muhammad Faturrahman Nahkodai Kwarcab HW Kedungpring Periode 2023-2028

1090 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

PW Muhammadiyah Bengkulu Lantik Kepala SMKS 6 Muhammadiyah Lebong Utara

1 Mins read
SEJUK.ID – Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Bengkulu resmi melantik Kepala SMKS 6 Muhammadiyah Lebong Utara pada Senin (19/1/2026) di Kompleks Perguruan Muhammadiyah…
BeritaNasional

Filantropi Syariah Diminta Berdampak Nyata, Lazismu Mulai Program Ramadan 1447 H

1 Mins read
SEJUK.ID – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) menggelar Kick Off Program…
BeritaNasional

Lazismu Mulai Program Ramadan 1447 H, Tegaskan Peran Zakat untuk Kesejahteraan Bangsa

1 Mins read
SEJUK.ID – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi menggelar Kick Off Program Ramadan 1447 Hijriah…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *