NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaNasional

Muhammadiyah Perkuat Industrialisasi Lewat Ekosistem Wirausaha Berkemajuan

2 Mins read

SEJUK.ID – Lembaga Pengembangan UMKM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP UMKM PWM) Jawa Timur bersama Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) menggelar Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026 di Hall Masjid Al-Fattah, Tulungagung, Ahad (19/7). Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi pelaku usaha Muhammadiyah, UMKM, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem ekonomi umat sekaligus mendorong agenda industrialisasi berbasis kolaborasi.

Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) yang juga Wakil Ketua LP UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ghufron Mustaqim, S.I.P., M.P.A., menegaskan bahwa industrialisasi Muhammadiyah tidak cukup diwujudkan dengan menambah jumlah pelaku usaha. Menurutnya, yang lebih mendasar adalah membangun ekosistem bisnis yang saling terhubung, terintegrasi, dan mampu menciptakan nilai tambah pada setiap mata rantai usaha.

“Yang jauh lebih penting adalah membangun ekosistem bisnis yang saling terhubung, terintegrasi, dan mampu menciptakan nilai tambah di setiap mata rantai usaha,” ujar Ghufron.

Di hadapan ratusan pelaku UMKM dan pengusaha Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur, Ghufron menjelaskan bahwa Muhammadiyah memiliki modal sosial, jaringan kelembagaan, amal usaha, serta sumber daya manusia yang besar. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dikonsolidasikan menjadi kekuatan ekonomi yang terorganisasi agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap agenda industrialisasi nasional.

Ia menjelaskan, langkah awal industrialisasi Muhammadiyah dimulai dari penguatan rantai pasok (supply chain) internal. Produk dan jasa yang dihasilkan warga Muhammadiyah diharapkan menjadi bagian dari ekosistem yang saling menggunakan, saling memasok, saling memperkuat, dan saling memperluas akses pasar. Dengan pola tersebut, pertumbuhan usaha tidak lagi berjalan secara individual, melainkan berkembang secara kolektif melalui kolaborasi dalam satu jejaring ekonomi.

Ghufron menambahkan, SUMU dibentuk sebagai instrumen yang menghubungkan para pengusaha Muhammadiyah lintas sektor, lintas wilayah, dan lintas skala usaha. Organisasi tersebut tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga platform kolaborasi yang mempertemukan kebutuhan pasar, kapasitas produksi, akses pembiayaan, investasi, distribusi, hingga transformasi digital dalam satu ekosistem bisnis yang saling menguatkan.

Baca Juga:  TourJib Perdana dan Pengukuhan Anggota Baru, BikersMu Bogor Dapat Dukungan Penuh dari PDM

Ia juga mengingatkan pentingnya perubahan paradigma bagi pelaku UMKM agar tidak hanya berorientasi pada penjualan produk.

“Pelaku usaha tidak cukup hanya berorientasi pada penjualan produk, tetapi harus mulai membangun bisnis yang memiliki tata kelola yang baik, memanfaatkan teknologi digital, meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, serta membangun kemitraan strategis agar mampu naik kelas menjadi bagian dari industri nasional bahkan global,” katanya.

Lebih lanjut, Ghufron menjelaskan bahwa agenda industrialisasi Muhammadiyah bertumpu pada sejumlah pilar utama, yaitu penguatan jejaring bisnis antaranggota, pembangunan rantai pasok yang terintegrasi, digitalisasi proses bisnis, pemanfaatan teknologi seperti blockchain untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, serta penciptaan pasar bersama melalui kolaborasi antarpengusaha Muhammadiyah.

“Industrialisasi bukan sekadar membangun pabrik. Industrialisasi adalah membangun ekosistem yang membuat setiap pelaku usaha tumbuh bersama. Ketika pengusaha Muhammadiyah saling terhubung dalam rantai nilai, maka akan lahir kekuatan ekonomi yang mampu memberikan dampak luas bagi umat dan bangsa,” tegasnya.

Selain pemaparan strategi industrialisasi, Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026 juga menghadirkan berbagai agenda peningkatan kapasitas pelaku usaha, seperti Success Story UMKM, Business Matching, Product Showcase, pembahasan Business Opportunity, sesi Omnichannel dan Blockchain untuk UMKM, Business Plan Coaching, hingga forum Business to Business (B2B) yang membuka peluang kolaborasi antarpengusaha.

Melalui kegiatan ini, SUMU mengajak para pengusaha Muhammadiyah meninggalkan pola usaha yang berjalan sendiri-sendiri menuju model bisnis yang kolaboratif dan terintegrasi. Sinergi antarpelaku usaha diyakini menjadi fondasi penting untuk membangun industri yang kuat, meningkatkan daya saing, sekaligus memperluas kontribusi ekonomi Muhammadiyah bagi masyarakat.

Penyelenggaraan Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026 sekaligus menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memperkuat pilar ekonomi sebagai bagian dari dakwah Islam Berkemajuan. Dengan mengintegrasikan jejaring organisasi, kewirausahaan, inovasi, dan teknologi, Muhammadiyah optimistis mampu membangun ekosistem industri yang produktif, inklusif, dan berdaya saing global. (*)

Baca Juga:  Smartfren Community Kabupaten Serang dan Atma Connect Kolaborasi, Ajak UMKM Naik Kelas

Penulis : Soleh | Editor : Fathan Faris Saputro

1376 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

FK-KIM DIY Didorong Perkuat Kolaborasi dan Jembatani Aspirasi Masyarakat

3 Mins read
SEJUK.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong Forum Komunikasi Komunitas Informasi Masyarakat (FK-KIM) DIY memperkuat kolaborasi lintas…
BeritaDaerah

BikersMu Kota Pekalongan Jelajahi Dieng, Perkuat Silaturahmi Lewat Touring Dakwah

1 Mins read
SEJUK.ID – Semangat persaudaraan dan dakwah mewarnai kegiatan touring BikersMu Chapter Kota Pekalongan bertajuk “BikersMu Ride to Pintu Langit Sky View Kejajar…
BeritaDaerah

Bukan Sekadar Berkendara, BikersMu Kota Bekasi Perkuat Syiar Dakwah

2 Mins read
SEJUK.ID – Komunitas Bikers Muhammadiyah (BikersMu) Chapter Kota Bekasi menggelar touring bulanan pada Sabtu (10/10/2026). Mengusung tagline “Sehat, Syiar, Silaturahmi”, kegiatan ini…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *