NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaNasional

PRIM dan PRIA Klang Lama, Ranting Pertama di Dunia yang Dilantik Langsung Pimpinan Pusat Muhammadiyah

2 Mins read

SEJUK.ID – Sejarah baru dalam perjalanan Persyarikatan Muhammadiyah di luar negeri tercipta di Klang Lama, Kuala Lumpur, Malaysia. Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) dan Pimpinan Ranting Istimewa ‘Aisyiyah (PRIA) Klang Lama resmi dilantik pada 20 September 2026.

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., hadir untuk menyampaikan amanat sekaligus mengukuhkan kepengurusan kedua organisasi tersebut.

Dalam sambutannya, Sayuti menyebut PRIM dan PRIA Klang Lama sebagai ranting pertama di dunia yang pelantikannya dilakukan langsung oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Ranting pertama di dunia yang dilantik langsung dari pusat adalah Ranting Istimewa Klang Lama,” kata Sayuti.

Pelantikan berlangsung semarak dengan persembahan musik dari DINAR VOICE asal Solokuro, Lamongan. Kehadiran kelompok musik tersebut mengiringi sejumlah rangkaian acara dan menambah suasana meriah dalam pelantikan.

Acara itu turut dihadiri Deputy Chief of Mission (DCM) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Danang Waskito. Dalam sambutannya, Danang mengapresiasi pelaksanaan pelantikan yang dinilainya berlangsung meriah meskipun berada pada tingkat ranting.

“Pelantikan setingkat ranting, tetapi kemeriahannya luar biasa. Setiap ada kata sambutan, pasti ada lagu pengiring saat naik ke pentas,” ujar Danang.

Menurut Danang, kegiatan tersebut menunjukkan bentuk dakwah ‘Aisyiyah yang dapat dikembangkan secara kreatif. Ia juga mengenang ibunya yang pernah aktif dalam kegiatan ‘Aisyiyah, termasuk seni Samroh Rebanah.

Danang juga menilai lirik-lirik yang dibawakan DINAR VOICE menggambarkan nilai penting dalam berorganisasi, yakni kolaborasi, koordinasi, dan kesamaan visi.

Dalam kesempatan itu, Danang menyampaikan komitmen KBRI Kuala Lumpur dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia. Menurut dia, luasnya wilayah dan sebaran WNI menjadi salah satu tantangan dalam menjangkau seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Juga:  Final Lomba Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik, Ini Keseruannya

“Dalam kaitan ini, PRIM dan PRIA dapat menjadi mata, telinga, dan tangan KBRI karena KBRI tidak dapat menjangkau seluruh lokasi yang tersebar di Malaysia. Tentu KBRI siap jika ormas melakukan koordinasi dan komunikasi terkait pelayanan dan perlindungan WNI atau PMI,” katanya.

Sayuti dalam amanatnya juga meminta jajaran pimpinan ranting untuk terus menjaga eksistensi organisasi. Menurut dia, aktivitas warga Muhammadiyah di perantauan menunjukkan semangat berorganisasi yang tetap terjaga meskipun berada jauh dari tanah air.

“Walaupun penat bekerja, masih tetap memikirkan organisasi. Jadi, tidak heran kaum BanglaDesa, Bangsa Lamongan Desa, ini sudah terkenal menyebar di mana-mana. Semangatnya luar biasa,” ujar Sayuti yang disambut tepuk tangan hadirin.

Pelantikan tersebut turut disaksikan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Ir. Tamhid Mashudi, serta Wakil Sekretaris PWM Jawa Timur, Zaenal Arifin. Hadir pula Kepala Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Very Iswandi.

Sayuti kembali mengapresiasi penampilan DINAR VOICE yang mengiringi rangkaian acara. Ia berharap kelompok musik asal Solokuro, Lamongan, tersebut dapat memperoleh kesempatan tampil dalam kegiatan yang lebih besar.

Pada bagian akhir amanat, Sayuti menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya keikhlasan dalam berinfak. Ia mengingatkan agar seseorang tidak meremehkan nominal infak yang kecil karena nilai amal tidak semata-mata ditentukan oleh besar kecilnya nominal.

“Jangan anggap enteng angka kecil. Merah seratus ribu, biru lima puluh ribu, hijau dua puluh ribu, dan sepuluh ribu. Justru yang nilainya kecil, tetapi isinya banyak untuk infak, itu yang pasti akan menjamin masuk surga,” ujarnya.

Rangkaian pelantikan PRIM dan PRIA Klang Lama ditutup dengan foto bersama seluruh tamu undangan. (*)

Penulis : Sholikan Abd Halim | Editor : Fathan Faris Saputro

Baca Juga:  PIN: Menguatkan Ideologi Mahasiswa Muhammadiyah di Jakarta

1364 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

Amrin, Putra Bima yang Menuntaskan Studi Doktor Sambil Mengajar

2 Mins read
SEJUK.ID – Amrin, putra Desa Rite, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, meraih gelar doktor dari Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah…
BeritaDaerah

Klinik Bisnis SUMU Tulungagung Bedah Persoalan SDM Pelaku Usaha

2 Mins read
SEJUK.ID – Program Klinik Bisnis Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung kembali digelar. Memasuki Batch 2, kegiatan yang…
BeritaDaerah

Masjid Baiturrohim Bulubrangsi Terima Bantuan Kandang Ayam untuk Perkuat Ketahanan Pangan

1 Mins read
SEJUK.ID – Masjid Baiturrohim, Desa Bulubrangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, menerima bantuan hibah berupa kandang ayam petelur, ayam siap bertelur, dan pakan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *