NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Menag Minta Maaf, Pengamat Pendidikan: Negara Harus Angkat Martabat Guru

1 Mins read

SEJUK.ID – Klarifikasi sekaligus permohonan maaf yang disampaikan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar terkait potongan video pernyataannya tentang guru kembali menegaskan posisi penting profesi ini dalam pembangunan bangsa. Menanggapi hal tersebut, pengamat pendidikan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Akmala Sabila, KH. Dr. M. Habib Khaerussani, M.Pd., menyampaikan pandangannya.

Menurut Habib, sikap Menag yang berani meminta maaf secara terbuka patut diapresiasi. “Dalam tradisi keilmuan Islam, seorang guru bukan hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi teladan akhlak. Keberanian seorang pemimpin untuk mengakui kekhilafan adalah bagian dari teladan itu,” ungkapnya.

Habib menekankan bahwa persoalan guru bukan hanya sebatas simbol kemuliaan, melainkan juga berkaitan erat dengan kesejahteraan nyata. “Guru dituntut untuk suci di langit dan di bumi, sebagaimana disampaikan Pak Menteri. Namun jangan lupa, mereka juga manusia biasa yang memiliki kebutuhan dasar. Kesucian moral akan semakin kokoh bila didukung penghargaan yang layak, termasuk penghargaan secara ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan, profesi guru kerap menghadapi beban ganda: idealisme pendidikan yang tinggi sekaligus realitas kesejahteraan yang sering kali belum memadai. “Jika kita mengharapkan guru membentuk generasi unggul, maka negara dan masyarakat wajib memastikan martabat mereka benar-benar terjaga, baik secara moral maupun material,” katanya.

Habib juga menegaskan bahwa klarifikasi Menag sebaiknya menjadi momentum untuk membangun dialog lebih dalam antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat. “Jangan berhenti pada klarifikasi. Jadikan ini pintu masuk untuk memperkuat kebijakan pendidikan yang menyejahterakan guru sekaligus menjaga kemuliaannya,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:  Mahasiswa UMM Gelar Dongeng Islami: Membangun Karakter Islami pada Anak dan Remaja di TPQ Nur-Nashrulloh

1295 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

Belajar di Bawah Rindang Malam, Santri Cilik SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Asah Kreativitas

1 Mins read
SEJUK.ID – Suasana malam di lingkungan SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Kampus Sumodikaran tampak berbeda pada Kamis (13/8/2026). Di bawah rindangnya pepohonan dan…
BeritaDaerah

Serikat Imers Muhammadiyah Paparkan Strategi Digital Berkemajuan di Kopdar SUMU Jawa Barat

2 Mins read
SEJUK.ID – Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi pengusaha untuk memperluas pasar dan mendorong pertumbuhan bisnis. Namun, perubahan algoritma, platform, format…
BeritaNasional

KOPIMU dan Jalan Industrialisasi Muhammadiyah dari Hulu ke Hilir

3 Mins read
SEJUK.ID – Membangun ekosistem usaha yang maju menjadi salah satu pesan utama dalam Kopdar Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Jawa Barat 2026. Kegiatan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *