Opini

Empat Makanan yang Kerap Ditemui Saat Hari Raya Idul Adha

3 Mins read

Oleh: Sugiati

Makanan merupakan sumber energi bagi tubuh manusia yang di dalamnya mengandung zat gizi. Tentu saja selain mengandung zat gizi, makanan juga memiliki nilai lebih berupa rasanya yang enak dan menggiurkan, sehingga tidak jarang banyak dari manusia berlomba untuk memperoleh makanan yang dia inginkan. Selain makanan pokok berupa nasi, manusia juga mengkonsumsi makanan lain seperti makanan-makanan pilihan mereka, yang mereka pilih ataupun dijadikan menu masakan.

Makanan juga merupakan sesuatu yang wajib ada ketika acara-acara tertentu. Maka tidak heran jika setiap momen yang terjadi memiliki makanan khas masing-masing. Misalnya saat Hari Raya Idul Fitri, kerap kali orang-orang memilih opor sebagai menu masakan, selain itu memilih ketupat yang memiliki bahan dasar layaknya makanan pokok yaitu nasi. Hal ini juga berlaku saat ada momen Hari Raya Idul Adha, misalnya ketika mendapatkan daging kurban dari hasil penyembelihan, menu masakan yang biasanya tersaji berbahan dasar daging. Barangkali kita sudah tidak asing lagi dengan menu-menu masakan yang tersaji saat Hari Raya Idul Adha, berikut rangkumannya:

Sate

Sate adalah makanan yang terbuat dari daging yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk sedemikian rupa dengan kayu, seperti kayu bambu yang dipotong kecil-kecil, panjang atau dari kayu lidi, kemudian dipanggang menggunakan arang yang pemanggangannya diletakan diatas arang tersebut. Sate biasanya disajikan dengan beberapa bumbu yang bergantung dengan variasi rasa sate yang diinginkan oleh penikmat sate.

Makanan ini biasanya kerap ada saat Hari Raya Idul Adha, sebagai bentuk perayaan bersama orang-orang terdekat, kawan dan keluarga. Setiap proses pemanggangannya tentu memiliki makna mendalam, karena selain mendapatkan sate juga mendapatkan momen yang akan sulit dilupakan oleh siapa saja, bagi mereka yang merayakan.

Gule

Gule merupakan salah satu menu masakan yang terbuat dari daging. Gule juga merupakan makanan yang berkuah, biasanya menggunakan daging sapi, daging kambing, daging ayam dan ikan. Tentu saja pada proses masaknya diberikan bumbu yang telah diracik sedemikian rupa sesuai selera. Bumbu-bumbu tersebut akan menghadirkan rasa gurih dan pekat dari bahan santen yang dicampur ke dalam masakan.

Gule juga kerap ada saat Hari Raya Idul Adha. Biasanya masakan ini dsajikan bersamaan dengan nasi, sebagai pelengkap nasi yang menjadi menu makan besar bagi seluruh keluarga. Gule juga disajikan untuk keluarga yang pulang dari perantauan ataupun sebagai salah satu makanan yang diantarkan kepada sanak saudara jauh sebagai bentuk ikatan silaturahmi saat momen lebaran.

Soto

Sama dengan gule, soto juga merupakan makanan berkuah yang di dalamnya berisi banyak isian seperti daging dan sayuran yang menjadi satu. Soto biasanya juga disajikan dengan koya, dengan sambal dan biasanya disajikan dengan nasi hangat yang mampu menggoyang lidah, bagi siapa saja. Soto juga banyak diperjualbelikan di beberapa kedai, hingga mengadopsi beberapa nama seperti Soto Lmaongan, Soto Betawi, Coto Makassar, Soto Medan, Soto Kudus dan nama-nama lain yang diadopsi dari nama daerah.

Soto juga kerap ada saat Hari Raya Idul Adha. Biasanya masakan ini disajikan untuk melengkapi makanan pokok seperti nasi. Soto juga kerap menjadi menu favorit bagi banyak orang karena rasa dan jenis menu yang sudah tidak familiar ditengah-tengah masyarakat Indonesia. Selain itu, proses pembuatan soto yang tidak ribet menambah jumlah peminat menu masakan ini semakin membludak.

Rawon

Rawon merupakan makanan yang menjadi 50 Best Soups in the World 2023 versi Taste Atlas. Makanan yang tampilannya berwarna hitam ini menjadi sup terbaik dunia. Tentu saja hal tersebut begitu membanggakan Indonesia. Bagaimana tidak menjadi makanan terbaik, rawon memiliki rasa yang lezat dengan berbagai isian seperti daging, tauge, kerupuk udang hingga telur asin yang dapat dicampur menjadi satu, dalam semangkok rawon.

Rawon juga kerap menjadi menu masakan pilihan saat Hari Raya Idul Adha, masakan yang bercampur daging ini menjadi menu pilihan yang cocok dimasak menggunakan daging kurban Idul Adha. Rawon kerap menjadi hidangan keluarga yang begitu menggoda. Lebih-lebih seberes pulang menyembelih hewan kurban, dalam keadaan perut lapar, rawon siap dilahap dengan sajian-sajian lain sebagai pelengkapnya.

Empat makanan diatas kerap ditemui pada moment Hari Raya Idul Adha. Hal ini karena empat makanan tersebut menggunakan daging sebagai bahan dasar masakannya. Seperti yang diketahui bersama, bahwa Hari Raya Idul Adha kerap identik dengan pembagian daging kurban. Beberapa orang memanfaatkannya untuk masak bareng orang-orang terdekat, beberapa lainnya untuk dimasak bersama keluarga, sebagai lauk pauk, yang dinikmati dengan nasi.

Hari Raya Idul Adha memberikan pemaknaan tentang pengorbanan, keikhlasan dan berbagi. Tentu saja tiga hal ini menjadi nilai lebih daripada sekadar bagi membagi daging kurban. Meski begitu, daging kurban tetap menjadi primadona bagi setiap orang. Hal ini lantaran menjadi sebuah kesempatan setahun sekali untuk memasak daging sepuasanya, hingga memasak aneka olahan daging menjadi menu masakan yang berbeda-beda seperti sate, gule, soto dan rawon yang kerap ditemui saat momen Hari Raya Idul Adha.

 Sugiati, Penulis Buku dan Kolumnis.

689 posts

About author
Pemuda yang senang belajar dan berbagi dengan sesama.
Articles
    Related posts
    Opini

    SUDAH TAPI BELUM; analisis linguistik

    2 Mins read
    Opini

    Pentingnya Pendidikan Agama Bagi Laki-laki untuk Kepemimpinan Keluarga

    3 Mins read
    Opini

    Filantropi Islam dan Masa Depan Kemanusiaan

    4 Mins read

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *