NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Tak Hanya Dikenal Sebagai Bawang Merah, KKN Kelompok 27 UM Surabaya Orbitkan TOGA di Tengah Masyarakat Desa Nglinggo

1 Mins read

SEJUK.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 27 Universitas Muhammadiyah Surabaya melaksanakan program inovasi pertanian di Desa Nglinggo, Kabupaten Nganjuk, dengan memperkenalkan dan membina masyarakat dalam budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Selama ini Desa Nglinggo dikenal sebagai sentra bawang merah. Melalui program ini, para mahasiswa ingin menghadirkan identitas tambahan bagi desa dengan memanfaatkan potensi lahan pekarangan warga untuk menanam tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan.

Program KKN dilaksanakan sejak awal Agustus 2025, dengan puncak kegiatan sosialisasi dan penanaman TOGA pada Minggu (10/8/2025) di Balai Desa Nglinggo. Kegiatan meliputi pembagian bibit jahe, kunyit, serai, daun sirih, dan tanaman herbal lainnya, serta penyuluhan teknik penanaman dan pemanfaatannya.

Ketua Kelompok KKN 27 (Deni Muriawan), menjelaskan bahwa ide pengembangan TOGA ini muncul setelah melihat potensi lahan pekarangan warga yang belum dimanfaatkan secara optimal. “Selama ini Desa Nglinggo terkenal dengan bawang merah, tetapi kami melihat peluang untuk menghadirkan identitas tambahan melalui TOGA. Selain menambah nilai ekonomi, ini juga bermanfaat untuk kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Nglinggo (Dian Raga Berbudiyanto), menyambut baik program ini. “Kami bangga karena Desa Nglinggo tidak hanya dikenal sebagai penghasil bawang merah, tapi juga bisa mengembangkan tanaman herbal yang bermanfaat. Harapan kami, warga dapat melanjutkan penanaman TOGA ini secara mandiri,” katanya.

Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan. Beberapa warga bahkan langsung menanam bibit yang dibagikan di pekarangan rumah masing-masing. Program ini diharapkan menjadi awal dari diversifikasi pertanian di Desa Nglinggo, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada satu komoditas.

Dengan adanya inovasi ini, Desa Nglinggo berpotensi menjadi contoh desa yang mampu menggabungkan pertanian unggulan dengan tanaman herbal bermanfaat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan berbasis bahan alami.

Baca Juga:  PK IMM Ayurveda Dilantik, Inilah Struktur Lengkapnya

Penulis : Aditya Fadel

Related posts
BeritaDaerah

SUMU Buka Jalan ke Pasar Global, Ajak Pengusaha RI Belanja Langsung ke Pabrik di Yiwu China

2 Mins read
SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) kembali membuka ruang penguatan jejaring bisnis internasional melalui program Exclusive Business Trip ke Yiwu, China, yang…
BeritaDaerah

IPM SMP Muhammadiyah 3 Depok Gelar Workshop Literasi dan Public Speaking, Pelajar Dilatih Berpikir Kritis

1 Mins read
SEJUK.ID – Kemampuan literasi dan komunikasi publik dinilai menjadi bekal penting bagi pelajar dalam menghadapi perkembangan era digital yang kian cepat. Untuk…
BeritaNasional

SUMU Tawarkan Asisten Bisnis Berbasis AI, Dorong UMKM Bertransformasi Digital

2 Mins read
SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) mendorong para pengusaha, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *