SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bogor Raya menggelar Musyawarah Kerja Perdana pada Ahad (4/1/2026) di ruang pertemuan PT Mandalaya Energy Indonesia, Bogor. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya konsolidasi pengusaha Muhammadiyah di wilayah Bogor Raya sekaligus langkah awal merintis pendirian Koperasi Syariah SUMU yang diberi nama Sukses Usaha Mulia.
Musyawarah kerja tersebut dihadiri jajaran pengurus serta para pelaku usaha yang tergabung dalam SUMU Bogor Raya. Forum ini membahas arah pengembangan organisasi, penetapan struktur kepengurusan, serta perumusan program strategis yang berorientasi pada penguatan kolaborasi usaha dan pengembangan ekonomi berbasis nilai-nilai syariah.
Ketua SUMU Bogor Raya, H. Anang Yudi Riswanto, mengatakan bahwa kehadiran SUMU diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang produktif bagi para pengusaha Muhammadiyah. Menurut dia, sinergi antarpelaku usaha menjadi kunci dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat.
“SUMU hadir untuk memperkuat jejaring usaha, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta mendorong tumbuhnya lembaga keuangan syariah yang sehat dan berkemajuan,” ujar Anang.
SUMU Bogor Raya mengusung visi menjadi komunitas kolaborasi pengusaha Muhammadiyah yang maju dan berkemajuan. Untuk mewujudkan visi tersebut, SUMU menetapkan sejumlah misi, antara lain penguatan profesionalisme pelaku usaha, pengembangan jaringan bisnis yang sinergis, perkaderan pengusaha, serta pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha.
Sejumlah program strategis juga dirancang, meliputi pembentukan komunitas pengusaha dan usaha rintisan, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan, pengembangan platform digital, serta pendirian koperasi syariah sebagai instrumen penguatan ekonomi anggota.
Dalam musyawarah tersebut, SUMU Bogor Raya turut menetapkan struktur kepengurusan organisasi dengan melibatkan akademisi dan praktisi sebagai penasihat serta pembina. Susunan kepengurusan tersebut antara lain Penasihat Prof. Dr. KH. Didin Hafidudin, Pembina Dr. Sukma Nugraha, MM, Ketua Anang Yudi Riswanto, ST., MM, Sekretaris Jenderal Roby Kurniawan, SE, serta Bendahara Sri Mulyanti, SH.
Sebagai tindak lanjut, SUMU Bogor Raya menjadwalkan pertemuan lanjutan pada 8 Februari 2026. Pertemuan tersebut bertujuan mematangkan program kerja sekaligus menyiapkan proses pendirian koperasi syariah secara administratif dan kelembagaan.
Melalui inisiatif ini, SUMU Bogor Raya menargetkan terbentuknya ekosistem usaha yang kolaboratif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi umat di wilayah Bogor Raya. (*)
Penulis Soleh. Editor Fathan Faris Saputro.


