SEJUK.ID — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 15 Universitas Muhammadiyah Surabaya melaksanakan kegiatan Skrining Kesehatan di Dusun Bulu, Desa Sawo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto pada Kamis (7/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Ruang Sehat” yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua KKN Kelompok 15, Junaid Al Barakah. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. “Menjaga kesehatan bukan hanya soal hari ini, tetapi juga investasi untuk masa depan,” ungkapnya. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi edukasi yang disampaikan oleh para mahasiswa. Materi yang disampaikan mencakup penyakit-penyakit umum seperti diabetes melitus, hipertensi, kolesterol tinggi, dan asam urat. Penyuluhan dilakukan secara interaktif dan komunikatif, menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami. Peserta juga diberi kesempatan bertanya untuk lebih memahami kondisi kesehatannya.
Usai sesi edukasi, dilakukan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Dari total 45 peserta yang hadir, sekitar 90% merupakan ibu-ibu berusia antara 30 hingga 77 tahun. Hasil skrining menunjukkan bahwa:
-
28 orang memiliki kadar asam urat tinggi
-
17 orang memiliki kadar gula darah tinggi
-
Sebagian besar peserta mengalami tekanan darah tinggi, yang mengindikasikan potensi hipertensi
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa hipertensi adalah kondisi tekanan darah ≥140/90 mmHg yang bisa dipicu oleh faktor usia, keturunan, obesitas, stres, kebiasaan merokok, serta pola makan tidak sehat. Pencegahannya dapat dilakukan melalui pola makan seimbang (seperti diet DASH), olahraga teratur, berhenti merokok, dan konsumsi obat sesuai anjuran medis.
Diabetes melitus, sebagai penyakit metabolik dengan kadar gula darah tinggi, juga bisa dicegah dengan pola hidup sehat, pengelolaan stres, menjaga berat badan ideal, serta pemeriksaan kadar gula darah secara berkala melalui metode GDP, GDA, GDS, dan 2JPP.
Tak kalah penting, masyarakat juga diedukasi mengenai bahaya asam urat tinggi yang dapat menimbulkan nyeri sendi, pegal, hingga bengkak pada jari. Pencegahan dilakukan dengan menghindari makanan tinggi purin. Sementara itu, kolesterol tinggi dapat memicu gejala seperti kesemutan dan nyeri pada tengkuk, sehingga disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan berlemak dan rutin melakukan pemeriksaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Sawo semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat, aktif, dan seimbang demi meningkatkan kualitas hidup di masa depan. (*)


