NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaNasional

Sejumlah Amil Zakat Lazismu Ikuti Pelatihan Program Kampung Berkemajuan

2 Mins read

SEJUK.ID – Menindaklanjuti hasil rekomendasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tentang pemberdayaan masyarakat (community development), Lazismu menggelar Workshop Panduan, Pelatihan, Logical Framework Approach (LFA), dan Asesmen Program Kampung Berkemajuan Inovasi Sosial Berbasis. Acara ini berlangsung dari tanggal 25 Juli hingga 2 Agustus 2024 di Jakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Lazismu dari berbagai wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Lampung. Ketua Badan Pengurus Lazismu, Ahmad Imam Mujadid Rais, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini juga merujuk pada pesan yang disampaikan oleh Ketua Umum Muhammadiyah dalam pengkajian Ramadan tahun ini tentang dakwah kultural. “Sudah banyak capaian yang diperoleh Muhammadiyah dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM)-nya, hanya saja ada satu kerisauan yaitu jejak pemberdayaan yang bisa dijadikan contoh,” katanya.

Meskipun Muhammadiyah telah mencapai banyak hal, ia mengingatkan bahwa masih ada hasil penelitian yang menunjukkan penurunan jumlah anggota persyarikatan. “Apapun hasilnya dari yang mengkritik, ini merupakan suatu otokritik bagi kita,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penting untuk mempertimbangkan apakah selama ini fokus hanya pada satu aspek saja atau berusaha memperluas jangkauan dakwah yang sudah ada. Ia menegaskan bahwa meskipun ada beberapa persoalan yang dihadapi sejauh ini, semua itu adalah kenyataan yang harus dicari solusinya.

Sebagai contoh, di Aceh, khususnya di Bireun, Muhammadiyah tidak merasa sebagai ormas besar di sana. Namun, ada salah seorang pimpinannya yang mendatangi komunitas masyarakat setempat dengan pendekatan inklusif. “Karena orang asli Aceh, ia sangat menghormati kearifan lokal masyarakat setempat dan dakwah berbasis masjidnya masih bisa diterima kalangan masyarakat. Ini suatu hal yang menarik,” tuturnya.

Belajar dari realitas yang ada, ia menyatakan bahwa kita melihat seolah ada capaian yang positif, tapi di sisi lain ada yang tertinggal. Oleh karena itu, pada pengajian Ramadan yang lalu salah satu kajiannya adalah soal perluasan basis wilayah.

Baca Juga:  Ikuti DAD PK IMM Ahmad Syafi'i Ma'arif, Begini kesan Immawati Pipit

“Lazismu berangkat dari kajian itu bagaimana merangkul sesama dengan pendekatan dakwah inklusif. Menghadapi komunitas tertentu tidak cukup dengan pendekatan amar ma’ruf nahi munkar. Bahkan amar ma’ruf nahi munkar bisa dimaknai secara lebih luas,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa mendampingi masyarakat memerlukan usaha keras dan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. “Kita perlu kolaborasi dan sinergi sehingga ketika ada orang bertanya di mana contoh pemberdayaan masyarakat di Muhammadiyah, kita bisa jawab dengan adanya kampung berkemajuan sebagai satu contohnya,” lanjutnya.

Selama ini, ketika ditanya soal pemberdayaan di masyarakat, kita hanya mengarahkan mereka ke sekolah atau kampus. “Padahal, kita menginginkan ada sesuatu yang berkelanjutan, sehingga dari Muhammadiyah bisa dilihat ada sesuatu yang bernilai. Mudah-mudahan langkah kecil kita untuk sembilan hari ke depan bisa bermanfaat,” terangnya.

Ia juga menekankan pentingnya analisa sosial yang bisa dijadikan cara pandang. Semua aktor perlu dilibatkan dalam menempatkan kampung berkemajuan. Lazismu perlu melihat lokalitas yang akan menjadi agenda pemberdayaan, sehingga tidak lepas dan selalu berkelanjutan berdasarkan kebutuhan lokal di masyarakat setempat. “Semoga dengan ikhtiar ini, Lazismu dapat berkontribusi bagi persyarikatan dan umat,” tutupnya. (*)

1229 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaNasional

Menata Ulang Orientasi Cinta di Tahun Baru Islam, PCIA Malaysia Ajak Muslimah Mendekat kepada Allah

2 Mins read
SEJUK.ID – Menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 H, Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Malaysia menggelar Tabligh Akbar bertema “Wanita Muslimah, Untuk Siapakah…
BeritaDaerah

MPID PCM Brondong Dorong Sekolah Muhammadiyah Tampil di Ruang Digital

2 Mins read
SEJUK.ID – Upaya memperkuat citra dan daya saing lembaga pendidikan di era digital terus dilakukan Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan…
BeritaDaerah

BikersMu Chapter Boyolali Resmi Dikukuhkan, Muhammadiyah Perluas Dakwah Melalui Komunitas Otomotif

1 Mins read
SEJUK.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali resmi mengukuhkan Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 sebagai langkah memperkuat dakwah kultural melalui…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *