SEJUK.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Demak resmi membuka kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Kinerja Ormas yang dirangkai dengan Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Hotel Front One Magelang, Sabtu (1/11). Acara yang berlangsung selama dua hari hingga Ahad (2/11) ini mengusung tema “Penguatan Ideologi Muhammadiyah di Tengah Beragamnya Ideologi Keagamaan.”
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Demak, Kendarsih Iriani, S.H., M.H., didampingi Ketua PDM Demak Drs. K.H. Suali, M.S., dan Sekretaris Samawi Abduh, S.I.P., M.H.. Pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh H. Hafidsz Assidqy, S.H., dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, serta laporan panitia pelaksana dari Kesbangpol.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Demak menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga persyarikatan untuk memperkuat pemahaman ideologi dan memperbarui semangat dakwah di tengah tantangan zaman.
“Perkembangan dakwah Muhammadiyah di Demak perlu evaluasi strategis. Melalui forum ini, kita ingin melahirkan model dakwah yang sesuai dengan karakter masyarakat Demak,” ujar K.H. Suali.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Demak mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah yang selama ini selalu hadir dan berperan aktif dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta sosial kemasyarakatan.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah harus terus ditingkatkan dalam membangun masyarakat yang religius, berkemajuan, dan berkeadaban,” ungkapnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta yang terdiri atas unsur pimpinan daerah, majelis/lembaga, ortom, PCM, serta perwakilan Badan Kesbangpol Kabupaten Demak. Selama dua hari, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, di antaranya Wawasan Kebangsaan, Kebijakan dan Informasi Organisasi, Ideologi Gerakan Muhammadiyah, dan Model Dakwah Kultural. Narasumber yang hadir antara lain Prof. Dr. K.H. Ahwan Fanani, M.Ag., Prof. Dr. K.H. Suparman Syukur, M.A., dan dr. H. Fuad Al Hamidy, M.Kes., ARS.
Selain sesi diskusi dan refleksi Milad, kegiatan juga diisi dengan kegiatan outbond di Sungai Elo sebagai bagian dari penguatan kebersamaan dan kepemimpinan peserta. (*)
Penulis Ananda Widitomo. Editor Fathan Faris Saputro.


