SEJUK.ID – Upaya memperkuat citra dan daya saing lembaga pendidikan di era digital terus dilakukan Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Brondong. Sebanyak 65 guru Muhammadiyah dari jenjang SD/MI hingga SMA/MA/SMK mengikuti Diklat Promosi Sekolah-Madrasah Berbasis Berita dan Konten yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Brondong, Lamongan, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah Brondong dalam meningkatkan kemampuan guru mempublikasikan berbagai program, prestasi, dan aktivitas sekolah melalui media digital yang informatif dan menarik.
Suasana berbeda tampak di lantai 1 GDM Brondong. Puluhan guru yang sehari-hari berperan sebagai pendidik hadir sebagai peserta pelatihan untuk memperkaya keterampilan menulis berita dan memproduksi konten digital.
Acara yang dipandu Rohmat Avi Hidayat itu diawali dengan menyanyikan lagu Sang Surya yang dipimpin Deka Eizza Irodatul Hidayah. Nuansa semangat dan kebersamaan terasa kuat saat seluruh peserta mengikuti rangkaian pembukaan kegiatan.
Ketua MPID PCM Brondong, Ma’in, S.H.I., menyampaikan apresiasi kepada PCM Brondong, Majelis Dikdasmen dan PNF, para kepala sekolah, serta seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut dia, pelatihan ini menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga pendidikan Muhammadiyah dalam membangun citra sekolah melalui pemberitaan dan konten kreatif di media digital.
“Diklat ini merupakan ikhtiar bersama untuk memfasilitasi sekolah dan madrasah Muhammadiyah agar mampu berkolaborasi mempromosikan branding lembaga melalui berita online dan konten kreatif,” ujar Ma’in.
Ia menilai banyak aktivitas dan prestasi sekolah yang belum tersampaikan secara luas kepada masyarakat. Karena itu, kemampuan publikasi menjadi kebutuhan penting bagi guru di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber, yakni Ali Efendi, M.Pd., dan Oki Pradana. Keduanya membekali peserta dengan teknik penulisan berita, strategi publikasi digital, serta pembuatan konten yang efektif untuk memperkuat promosi sekolah.
Sementara itu, Ketua PCM Brondong, Drs. Mat Iskan, dalam arahannya mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan keterampilan publikasi sebagai bagian dari kontribusi terhadap kemajuan sekolah.
Ia menegaskan bahwa kecintaan terhadap profesi guru harus diwujudkan tidak hanya melalui proses pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui upaya membangun reputasi lembaga pendidikan tempat mereka mengabdi.
“Cintailah profesi kalian sebagai guru. Salah satu wujud cinta itu adalah ikut membangun dan membesarkan sekolah tempat kalian mengabdi. Mari membawa nama sekolah kita semakin dikenal melalui berita dan konten yang menginspirasi,” tuturnya.
Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan mampu menjadi agen publikasi yang efektif bagi sekolah masing-masing. Dengan kemampuan menulis berita dan menghasilkan konten digital yang berkualitas, berbagai capaian, inovasi, serta nilai-nilai pendidikan Muhammadiyah dapat tersampaikan lebih luas kepada masyarakat.
Pada akhirnya, publikasi yang baik tidak hanya memperkuat citra lembaga, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap sekolah dan madrasah Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berkemajuan, dan berorientasi pada masa depan. (*)
Penulis : Amira | Editor : Fathan Faris Saputro


