NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Mahasiswa KKN UM Bima Gerakkan Desa Piong Lawan Stunting Lewat Edukasi dan Aksi

1 Mins read

SEJUK.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bima yang tergabung dalam Posko 17 Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, menggelar Seminar Stunting dan Pembagian Makanan Tambahan pada Kamis (24/7/2025), bertempat di Aula Kantor Desa Piong.

Kegiatan ini mengusung tema “Cegah Stunting dari Dapur Desa: Potensi Pangan Lokal sebagai Solusi” sebagai bentuk edukasi dan aksi nyata dalam mencegah stunting melalui pemanfaatan pangan lokal. Selain seminar, kegiatan juga dirangkaikan dengan program pemberian makanan tambahan kepada anak-anak dan ibu-ibu sebagai langkah konkret pencegahan.

Acara ini turut dihadiri oleh Camat Sanggar, Penjabat Kepala Desa Piong, serta masyarakat setempat yang hadir dengan antusias. Masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif para mahasiswa yang dinilai sangat relevan dengan kondisi desa. Isu stunting sendiri dipandang sebagai masalah nasional yang memerlukan penanganan serius, rutin, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Camat Sanggar menegaskan pentingnya edukasi gizi sejak dini serta pemanfaatan pangan lokal.

“Saya mengingatkan agar masyarakat tidak membiasakan anak-anak mengonsumsi makanan instan, karena hal itu dikhawatirkan akan menurunkan minat terhadap pengolahan dan konsumsi pangan lokal yang lebih sehat dan bergizi,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif mahasiswa KKN dalam menggerakkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya penanganan stunting.

Sementara itu, Ketua Panitia, M. Arlan, dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bentuk kolaborasi nyata antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua Posko KKN, Syahrul Sak’ban, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni sesaat, tetapi menjadi awal dari gerakan berkelanjutan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting berbasis desa melalui edukasi gizi dan optimalisasi potensi pangan lokal.

Baca Juga:  Momen Penuh Haru, Immawati Novi Berhasil Meraih Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam

“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata bagi kita semua dalam penanganan dan pencegahan stunting melalui pemanfaatan serta pengolahan pangan lokal sebagai solusi,” tutupnya. (*)

1175 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

SUMU Buka Jalan ke Pasar Global, Ajak Pengusaha RI Belanja Langsung ke Pabrik di Yiwu China

2 Mins read
SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) kembali membuka ruang penguatan jejaring bisnis internasional melalui program Exclusive Business Trip ke Yiwu, China, yang…
BeritaDaerah

IPM SMP Muhammadiyah 3 Depok Gelar Workshop Literasi dan Public Speaking, Pelajar Dilatih Berpikir Kritis

1 Mins read
SEJUK.ID – Kemampuan literasi dan komunikasi publik dinilai menjadi bekal penting bagi pelajar dalam menghadapi perkembangan era digital yang kian cepat. Untuk…
BeritaNasional

SUMU Tawarkan Asisten Bisnis Berbasis AI, Dorong UMKM Bertransformasi Digital

2 Mins read
SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) mendorong para pengusaha, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *