NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Kwarcab HW Laren Tekankan Ideologi Hizbul Wathan di Perkemahan CARAKA

2 Mins read

SEJUK.ID – Kwartir Cabang Hizbul Wathan (Kwarcab HW) Laren hadir dalam kegiatan Camping Rabu-Kamis (CARAKA) yang digelar SMP Muhammadiyah 21 Laren pada Rabu (24/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, Kwarcab HW Laren tidak hanya membuka perkemahan secara resmi, tetapi juga memberikan materi ideologi Hizbul Wathan sebagai bagian penting dari pembinaan kader.

Acara dibuka dengan sambutan Wakil Ketua Kwarcab HW Laren bidang Manajemen dan SDA, Ali Imron, S.Pd.I. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa perkemahan CARAKA merupakan sarana strategis untuk menumbuhkan karakter disiplin, kebersamaan, dan jiwa pengabdian di kalangan pelajar.

“CARAKA bukan sekadar kegiatan berkemah. Ini adalah arena pendidikan karakter, tempat kader HW dilatih untuk menjadi pribadi yang berdisiplin, berani, dan beriman. Hizbul Wathan tidak hanya mendidik untuk kepanduan, tetapi juga membentuk generasi yang ikhlas berjuang demi agama, persyarikatan, dan bangsa,” ujar Ali Imron.

Ia menambahkan bahwa setiap anggota HW harus memahami arti jihad dalam konteks kehidupan sehari-hari. Jihad yang dimaksud bukan peperangan fisik, melainkan kesungguhan menuntut ilmu, keteguhan dalam beramal, serta keberanian menegakkan kebenaran.

“Saya berharap para peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan perkemahan ini sebagai bekal menata diri dan mempersiapkan masa depan. Kader HW sejati adalah mereka yang kuat iman, tulus beramal, dan pantang menyerah menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.

Setelah sambutan pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi ideologi Hizbul Wathan oleh Bendahara Kwarcab HW Laren, Erna Nur Maslahah, S.Pd.I., Gr. Materi tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap landasan perjuangan HW sebagai organisasi kepanduan yang berakar dari Muhammadiyah.

Dalam penyampaiannya, Erna menegaskan bahwa ideologi HW bersumber pada nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang menjadi pilar utama setiap kader. “Ideologi HW bukan sekadar teori, tetapi pedoman hidup. Tanpa ideologi, kegiatan HW hanya akan menjadi aktivitas tanpa arah. Dengan ideologi, setiap langkah kader HW bernilai ibadah dan perjuangan. Karena itu, seluruh peserta wajib menanamkan nilai ideologi ini dalam diri masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga:  Bambang Setiaji: Social Enterprise Jadi Kunci Eksistensi Muhammadiyah di Dalam dan Luar Negeri

Ia juga menjabarkan tiga pilar pokok yang harus dimiliki setiap anggota HW, yaitu keimanan yang kokoh, keikhlasan dalam beramal, serta keberanian dalam berjuang.

Suasana penyampaian materi berlangsung tertib. Peserta menyimak dengan serius, mencatat poin-poin penting, dan antusias mendiskusikan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Erna turut mengingatkan tentang sejarah lahirnya Hizbul Wathan yang lahir dari semangat kebangkitan Islam di Muhammadiyah.

Menurutnya, memahami sejarah berdirinya HW akan menambah kesadaran kader untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu. “HW sejak awal dirancang untuk menyiapkan generasi sederhana dalam hidup, kuat dalam iman, dan gigih dalam dakwah. Karena itu, ideologi HW bukan sekadar hafalan, melainkan jiwa yang menggerakkan setiap kader,” terangnya.

Peserta CARAKA menyambut positif penyampaian materi tersebut. Mereka mengaku memperoleh wawasan baru tentang makna keanggotaan HW sekaligus merasa lebih memahami tanggung jawab yang harus diemban. Beberapa di antaranya menyampaikan bahwa pengalaman ini menambah motivasi untuk berlatih lebih sungguh-sungguh dan menghidupkan nilai keislaman dalam keseharian.

Kehadiran Kwarcab HW Laren dalam kegiatan ini menunjukkan keseriusan melakukan pembinaan ideologi secara langsung. Dengan sambutan penuh motivasi dan materi yang memperdalam pemahaman, perkemahan CARAKA menjadi momentum penting bagi para siswa dalam membangun jati diri sebagai kader Hizbul Wathan. (*)

1150 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

Dari Demam K-Pop hingga Investasi IKN, HI UMM Bedah Era Baru Kemitraan Strategis Indonesia–Korea Selatan

1 Mins read
SEJUK.ID – Gelombang budaya Korea atau Hallyu yang direpresentasikan oleh grup idola seperti BTS, popularitas K-drama, hingga tren kuliner, kini menjelma menjadi…
BeritaDaerah

BikersMu Cilegon Resmi Dikukuhkan, Dakwah Komunitas Motor Kian Menguat di Banten

1 Mins read
SEJUK.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cilegon menggelar Halalbihalal yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus BikersMu Chapter Kota Cilegon, Ahad (12/4/2026). Kegiatan…
BeritaDaerah

Menguatkan Mutu Madrasah, MI MULA Belajar dari MIM 16 Paciran

1 Mins read
SEJUK.ID – Komitmen untuk mewujudkan layanan pendidikan terbaik terus diperkuat oleh MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA). Hal itu diwujudkan melalui kunjungan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *