NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

KKN Unmuh Jember Sosialisasi Pestisida Nabati Ramah Lingkungan

1 Mins read

SEJUK.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Kampus 2 Banyuwangi menggandeng Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Purwoharjo untuk menggelar sosialisasi mengenai Pestisida Nabati. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (13/8/2024), bertempat di Aula BPP Purwoharjo, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Bambang selaku koordinator BPP Purwoharjo, Harry sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sumberasri, serta 25 orang peserta yang merupakan petani usia produktif dari Desa Sumberasri.

Erlyta, koordinator acara, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan pestisida nabati sekaligus memanfaatkan limbah pertanian yang ada. Materi yang disampaikan mencakup manfaat, proses pembuatan, dan cara pengaplikasian pestisida nabati yang berbahan dasar kulit bawang merah dan bawang putih.

“Hasil survei menunjukkan bahwa limbah pertanian yang paling banyak menumpuk adalah kulit bawang putih dan bawang merah. Kami berinisiatif untuk mengubah limbah tersebut menjadi pestisida nabati,” ujar Erlyta. Limbah kulit bawang ini sebelumnya banyak dibakar oleh masyarakat untuk mengurangi volume sampah. Namun, pembakaran tersebut justru menambah polusi udara. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Unmuh Jember Kampus 2 memperkenalkan cara memanfaatkan limbah ini sebagai pestisida nabati yang ramah lingkungan.

“Pestisida nabati ini tidak hanya mampu mengurangi limbah pertanian, tetapi juga efektif dalam menghalau hama. Pemanfaatan limbah pertanian ini menjadikan limbah sebagai produk yang berguna dan tentunya ramah lingkungan,” tambahnya.

Harry, PPL Desa Sumberasri, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami mengapresiasi kegiatan ini, terlebih karena peserta sangat antusias mengikuti hingga akhir. Kami berharap metode ini dapat diimplementasikan di lahan pertanian sebagai obat alternatif yang mengurangi penggunaan pestisida kimia serta memaksimalkan pemanfaatan limbah pertanian,” ujarnya. (*)

Baca Juga:  Karnaval HUT Ke-79 RI Dusun Palirangan Sumur Ghede: Merayakan Tradisi dan Menghargai Sejarah

Reporter Nur Hidayatun Ni’mah Alfia Nisa’. Editor Fathan Faris Saputro.

1235 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

Membawa Lentera Pencerahan dari Trawas, Ikhtiar PCM Brondong Menjaga Nyala Dakwah Berkemajuan

2 Mins read
SEJUK.ID – Di tengah kesejukan pegunungan Trawas, Kabupaten Mojokerto, semangat dakwah kembali dipantik. Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Brondong menggelar Upgrading…
BeritaNasional

CWLS Dinilai Berpotensi Jadi Inovasi Pembiayaan Syariah untuk Pemberdayaan Komunitas

3 Mins read
SEJUK.ID – Instrumen Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) dinilai memiliki potensi besar menjadi inovasi pembiayaan syariah bagi lembaga amil zakat untuk mendukung…
BeritaDaerah

Buku Sejarah MIM 09 Labuhan Diluncurkan, Mengabadikan Jejak Pengabdian 73 Tahun Pendidikan

2 Mins read
SEJUK.ID – Halaman MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MIM 09 Labuhan), Kecamatan Brondong, Lamongan, tampak berbeda pada Kamis (18/6/2026). Tidak hanya dipenuhi keceriaan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *