SEJUK.ID – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Kaizen Collaborative Impact dalam menyelenggarakan seminar teknologi informasi bertajuk “Generasi Inovatif Membangun Melalui Kontribusi Teknologi”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang I Gift, lantai 2 Menara Iqro, Universitas Muhammadiyah Makassar.
Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Milad IPM dan bertujuan untuk mengenalkan dasar-dasar pemrograman kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sekaligus membangun pola pikir kritis di kalangan pelajar.
Melalui pendekatan Hour of Code, para peserta diajak memahami konsep pemrograman AI secara sederhana dan aplikatif. Salah satu sesi yang menarik adalah penggunaan AI games untuk melatih kemampuan memilah informasi melalui permainan edukatif.
Seminar ini juga membahas bagaimana teknologi AI dapat menjadi solusi atas persoalan kelebihan informasi dan maraknya hoaks di internet.
Hadir sebagai pembicara, anggota DPR RI Komisi I Fraksi PKB, Syamsu Rizal—yang akrab disapa Daeng Ical—menyampaikan pentingnya pemanfaatan AI secara tepat sebagai alat bantu dalam proses filterisasi informasi.
“Penggunaan AI yang tepat bisa menjadi alat bantu untuk memfilter informasi, bukan justru membuat kita malas berpikir. Justru kita perlu belajar mengarahkan teknologi, bukan hanya menggunakannya,” ujar Daeng Ical.
Ia juga menanggapi kekhawatiran publik mengenai dampak negatif AI terhadap kecerdasan manusia. Menurutnya, hal itu bergantung pada cara penggunaan serta tujuan pemanfaatan teknologi tersebut.
Seminar ini diharapkan menjadi titik awal peningkatan kapasitas pelajar dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus menumbuhkan semangat inovasi dan kemampuan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi. (*)
Penulis Fahrul Dason. Editor Fathan Faris Saputro.


