NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

FM3 Gelar Aksi di Laut Surabaya, Desak Pemerintah Hentikan Proyek Surabaya Waterfront Land

1 Mins read

SEJUK.ID – Forum Masyarakat Maritim Madani (FM3) menggelar aksi di perairan Surabaya pada Selasa (18/11/2025) sebagai bentuk pengingat kepada pemerintah yang dinilai masih membiarkan proyek Surabaya Waterfront Land (SWL) terus berjalan.

Surabaya Waterfront Land merupakan satu dari 14 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo pada April 2024. PT Granting Jaya, pengelola Kenjeran Park (Atlantis Land), ditunjuk sebagai operator proyek tersebut. Penetapan proyek ini dinilai cacat regulasi oleh sejumlah pakar karena dianggap melanggar beberapa aturan, termasuk Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Timur Nomor 10 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Timur Tahun 2023–2043 dan Perda Kota Surabaya Nomor 12 Tahun 2014 tentang RTRW Kota Surabaya Tahun 2014–2034.

Sampai saat ini, reklamasi laut Surabaya masih berlangsung, meski masyarakat pesisir dan berbagai elemen masyarakat berkali-kali menyatakan penolakan. Pulau buatan dinilai bukan solusi mengatasi kepadatan penduduk Kota Surabaya. Sebaliknya, banyak pihak berpotensi dirugikan—mulai dari nelayan hingga ekosistem laut. Pembangunan pulau buatan seluas 1.805 hektare itu dikhawatirkan meningkatkan debit air laut dan memicu banjir di beberapa titik Kota Surabaya.

Aksi FM3 dilakukan di perairan dekat Kenpark yang dikelola PT Granting Jaya, selaku pengembang proyek reklamasi SWL. Terik matahari tak menyurutkan semangat peserta aksi. Seusai apel, perwakilan nelayan dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melakukan orasi serta membentangkan berbagai spanduk sebagai bentuk protes terhadap reklamasi yang masih berlanjut. Warga menuntut pencabutan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) yang diduga manipulatif serta mencabut status PSN dari proyek SWL.

Rohim, perwakilan FM3, menyatakan bahwa aksi ini sekaligus menunjukkan dukungan warga kepada sebagian nelayan yang diundang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Direktorat Penataan Ruang Laut untuk membahas penolakan terhadap Surabaya Waterfront Land.

Baca Juga:  BikersMu Wonosobo Gelar Touring Silaturahmi, Tadabbur Alam, dan Salurkan 66 Mushaf Al-Qur’an di Gunung Lanang

“Maka menjaga ruang laut Surabaya menjadi penting karena proyek ini jelas-jelas merugikan masyarakat luas dari berbagai sudut pandang dan keilmuan. Korban SWL bukan hanya manusianya, tetapi seluruh kehidupan yang bergantung pada laut. Faktanya, laut Surabaya dimanfaatkan oleh nelayan di pesisir Jawa Timur mulai dari Tuban hingga Banyuwangi,” ujar Rohim.

“Di saat dunia menyerukan zero karbon, Surabaya justru menambah sumber emisi baru dengan merusak ekosistem laut, termasuk biota dan tanaman mangrove yang berfungsi sebagai pembersih udara dan pagar alami penahan ombak maupun abrasi,” tegasnya. (*)

Penulis M Roichan. Editor Fathan Faris Saputro.

1222 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaNasional

Perak Kian Dilirik, SUMU Catalyst Ajak Peserta Menangkap Peluang Bisnis Bersama SilverMu

2 Mins read
SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) terus mendorong lahirnya wirausahawan baru melalui berbagai program edukasi dan pengembangan usaha. Upaya tersebut salah satunya…
BeritaDaerah

Nasyiatul ‘Aisyiyah Makassar Gelar Edukasi dan Cek Kesehatan Gratis, Perkuat Kesadaran Hidup Sehat Warga

2 Mins read
SEJUK.ID – Pimpinan Daerah (PD) Nasyiatul ‘Aisyiyah Kota Makassar bekerja sama dengan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Minasa Upa dan Puskesmas Minasa Upa…
BeritaDaerah

Musywil XXIII IPM Lampung Tetapkan Kepemimpinan Baru, Agustiar Rinaldi Al-Qaida Nahkodai Periode 2026–2028

1 Mins read
SEJUK.ID – Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung yang berlangsung pada 9–11 Juni 2026 di Kota Bandar Lampung resmi…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *