NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
Artikel

Dianggap Rugikan Negara Rp7 Miliar, DPD CMMI Bima Laporkan Pembangunan PSC 119 Woha ke Polres Bima

1 Mins read

SEJUK.ID – Dugaan kerugian negara dalam pembangunan gedung Public Safety Center (PSC) 119 di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, kini di bawa ke ranah hukum. Kang Rum, aktivis Bima yang juga Ketua Bidang Hukum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Cendekia Muda Muslim Indonesia (CMMI) resmi melaporkan proyek tersebut ke pihak kepolisian.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Kang Rum kepada Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Bima pada Jumat, 6 Maret 2026. Ia menilai pembangunan fasilitas layanan kegawatdaruratan kesehatan yang dibangun pada tahun 2019 tersebut diduga telah merugikan keuangan negara hingga sekitar Rp7 miliar.

Kami menduga ada potensi kerugian negara hingga Rp7 miliar,” ujar Kang Rum usai menyampaikan laporan di Polres Bima.

Ia menegaskan, laporan tersebut dibuat sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara agar dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Selain melaporkan dugaan penyimpangan pembangunan gedung, Kang Rum juga meminta aparat penegak hukum untuk menelusuri proses penganggaran hingga pelaksanaan proyek yang bersumber dari dana pemerintah tersebut.

“Kami berharap Unit Tipidkor Polres Bima segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap proyek ini, mulai dari perencanaan, pengadaan hingga realisasi pembangunannya,” Ujarnya.

PSC 119 sendiri merupakan program layanan kesehatan yang dirancang untuk memberikan respon cepat terhadap kondisi kegawatdaruratan masyarakat. Namun, keberadaan fasilitas tersebut di Kecamatan Woha disebut-sebut belum pernah difungsikan sejak selesai dibangun.

DPD CMMI menegaskan bahwa fasilitas kesehatan seperti PSC 119 seharunya menjadi faktor penting untuk pelayanan kegawatdaruratan kepada masyarakat. Oleh karena itu, jika benar terdapat indikasi penyimpangan dalam pembangunan proyek tersebut, maka aparat penegak hukum harus bertindak tegas.

“Jika benar fasilitas yang dibangun dengan anggaran negara tidak difungsikan hingga bertahun-tahun, maka ini bukan sekadar masalah administratif, tetapi patut diduga sebagai bentuk kelalaian serius bahkan berpotensi mengarah pada penyimpangan anggaran,” Tutupnya

Baca Juga:  Why Does Food Keep Getting Stuck Between My Teeth?

Related posts
Artikel

Tips Memilih Jasa Pengiriman Medan ke Jakarta yang Aman dan Hemat

2 Mins read
Rute Medan-Jakarta termasuk salah satu jalur distribusi paling ramai di Indonesia. Pelaku UMKM, toko online, hingga pabrik rutin mengirim barang dari Sumatera…
Artikel

Cegah Perundungan di Sekolah, Bhabinkamtibmas Kalitengah Ingatkan Murid tentang Konsekuensi Hukum

1 Mins read
SEJUK.ID – Pencegahan perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah menjadi pesan utama dalam apel pagi di SDIT Alfurqan, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan,…
Artikel

Tips Memilih Sofa Ruang Keluarga yang Pet Friendly

3 Mins read
Ruang keluarga sering menjadi tempat berkumpul bersama keluarga, termasuk pet kesayangan. Tidak heran jika sofa menjadi salah satu furnitur yang paling sering…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *