SEJUK.ID – SMK Muhammadiyah 1 Lamongan resmi mempersempit jarak antara bangku sekolah dan dunia industri dengan meluncurkan program BengkelMu. Peresmian berlangsung di halaman gedung sekolah pada Senin (16/2/2026).
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, perwakilan Majelis Dikdasmen PDM Lamongan, utusan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Lamongan, pengawas Cabdin Lamongan, serta wali murid siswa SMK Muhammadiyah 1 Lamongan.
Dalam sambutannya, Manajer REDAV Group, Recky Davinci Djaya Putra, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut bertujuan mengaktualisasikan program kejuruan di lingkungan sekolah. Ia berharap kolaborasi itu dapat terus berlanjut karena membuka banyak peluang kerja sekaligus mendorong perubahan yang berkemajuan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah menjadi bagian dari perpanjangan program perusahaan. Kerja sama ini menghadirkan banyak peluang kerja yang perlu diakomodasi bersama, dengan harapan tercipta perubahan yang berkemajuan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDM Lamongan, Shodikin, menegaskan pentingnya keseimbangan kompetensi siswa, baik dalam ilmu keagamaan maupun ilmu umum. Menurutnya, perpaduan kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, dan keterampilan praktis akan menjadikan lulusan unggul di dunia kerja.
“Kerja sama dengan pihak yang berkompeten akan mengantarkan siswa menjadi pribadi cerdas, saleh, dan terampil. Mereka itulah yang akan menjadi pemenang di dunia kerja,” tuturnya.
BengkelMu menyediakan berbagai layanan, seperti servis mobil, penggantian oli, spooring ban, perbaikan mesin, hingga cuci mobil. Setelah seremoni, para tamu meninjau langsung fasilitas bengkel yang telah direvitalisasi serta menyaksikan demonstrasi keterampilan mekanik oleh siswa bersama teknisi.
Wali murid juga berdialog dengan guru pembimbing dan memperoleh penjelasan mengenai layanan bengkel, penggunaan alat, serta produk yang dipakai dalam operasional sehari-hari.
Melalui peresmian ini, sekolah berharap mampu mencetak lulusan siap kerja, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Program tersebut juga menegaskan komitmen dunia industri dalam mendukung pendidikan vokasi yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak luas. (*)
Penulis Ghulamin Halim. Editor Fathan Faris Saputro.


