NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
Artikel

Menjaga Api Ramadan, Pesan Najih Prastiyo di Hari Kemenangan

1 Mins read

SEJUK.ID – Ribuan warga Muhammadiyah memadati Tanah Lapang Singosari, Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026) pagi.

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Ustaz Najih Prastiyo, S.H.I., M.H., hadir memimpin jalannya ibadah.

Sejak pukul 06.15 WIB, jamaah dari berbagai penjuru Desa Campurejo telah memenuhi area lapangan. Gema takbir, tasbih, dan tahmid berkumandang, menciptakan suasana haru sekaligus bahagia sebagai penanda hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadan.

Tepat pukul 06.20 WIB, rangkaian salat Idulfitri dimulai dengan tertib dan khusyuk di bawah langit pagi Kecamatan Panceng.

Dalam khotbahnya, Najih Prastiyo mengajak jamaah untuk tidak sekadar bersyukur secara lisan. Ia menekankan pentingnya membuktikan rasa syukur melalui perbuatan nyata dan amal saleh yang berdampak bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Allah menjadikan Ramadan sebagai sarana motivasi agar manusia meningkatkan amal saleh. Terbukti, selama sebulan penuh kita berlomba-lomba meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai Ramadan tidak luntur seiring berlalunya bulan suci. Menurutnya, terdapat empat pelajaran penting yang perlu dijaga setiap Muslim dalam kehidupan sehari-hari.

Pertama, keagamaan yang kuat, yakni memiliki fondasi iman yang kokoh dalam menjalani kehidupan. Kedua, peningkatan ilmu pengetahuan dengan menjadikan ibadah sebagai dorongan untuk terus belajar.

Ketiga, nilai kemanusiaan yang tinggi melalui semangat berbagi yang telah diasah lewat zakat dan sedekah. Keempat, spiritualitas yang mendalam dengan menjaga kedekatan batin kepada Sang Pencipta dalam setiap langkah kehidupan.

Sebelum mengakhiri khotbah, Najih menegaskan dua syarat utama untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, yakni memiliki ilmu yang benar dan amal saleh. Dengan keduanya, kehidupan diharapkan menjadi lebih baik dan penuh keberkahan.

Baca Juga:  Puasa Dan Kesehatan Spiritual Manusia 1

Pelaksanaan salat Idulfitri yang digelar Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Desa Campurejo berlangsung lancar. Kegiatan ditutup dengan saling bersalaman antarwarga, mempererat tali silaturahmi di hari yang fitri. (*)

Penulis Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.

1193 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
Artikel

Persiapan Ujian CPNS Lebih Maksimal dengan Bimbingan Belajar yang Tepat

4 Mins read
Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menjadi impian banyak orang di Indonesia. Selain menawarkan jenjang karier yang jelas, profesi ini juga dikenal…
Artikel

Strategi Efektif Memilih Jasa Logistik untuk Pengiriman Barang Berat Antar Kota

3 Mins read
Dalam dunia bisnis modern, kebutuhan pengiriman barang berat antar kota semakin meningkat. Mulai dari mesin industri, alat konstruksi, bahan bangunan, hingga kebutuhan…
Artikel

Panduan SLA-Komunikasi dan Revisi Cepat untuk Mengamankan Produksi dari Digital Printing

8 Mins read
Bayangkan ini, kamu kirim order ke supplier digital printing, lalu dua jam sebelum cetak diminta revisi karena salah ketik dan ukuran desain…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *