SEJUK.ID – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sendangharjo, Cabang Brondong, Kabupaten Lamongan berhasil memukau dewan juri dalam seleksi nominasi Cabang Ranting Masjid (CRM) Award ke-6 tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Abu Bakar Ash-Shiddiq, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Ahad (12/10/2025), diikuti oleh cabang, ranting, dan masjid unggulan Muhammadiyah dari wilayah Jawa bagian timur, meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
PRM Sendangharjo diwakili oleh tiga peserta, yakni Edi Mulyono, Akrom M.S., dan Agung Fahmi Ulum. Ketiganya tampil percaya diri dengan persiapan materi yang matang. Edi Mulyono, selaku Ketua PRM Sendangharjo sekaligus pemapar materi unggulan, menyampaikan presentasi sesuai dengan power point yang telah dikirimkan sebelumnya melalui tautan panitia LPCRPM PP Muhammadiyah.
Dalam pemaparan berdurasi sekitar tujuh menit tersebut, Edi Mulyono menitikberatkan pada dua program unggulan, yaitu bidang sosial dan ekonomi. Pada bidang sosial, PRM Sendangharjo telah melaksanakan sejumlah kegiatan seperti pemberian santunan kepada fakir miskin setiap bulan, beasiswa bagi siswa kurang mampu, layanan antar jemput berobat gratis, antar jemput siswa sekolah, serta program rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Di bidang ekonomi, PRM Sendangharjo melanjutkan dan mengembangkan usaha yang telah dirintis sejak puluhan tahun lalu, yakni Toko Al-Azhar atau Al-Azhar Mart. Hingga tahun 2025, usaha ini telah memiliki aset bernilai miliaran rupiah, meliputi tanah dan bangunan Toko Al-Azhar 1 dan 2, gudang pupuk, kendaraan operasional, serta modal usaha. Unit usaha tersebut mencakup pertokoan kebutuhan sehari-hari masyarakat, material bangunan, hingga penjualan pupuk pertanian.
Dari aktivitas ekonomi Al-Azhar Mart, tercatat omzet sekitar Rp300-400 juta per bulan. Sebagian keuntungan dialokasikan untuk pengembangan usaha, operasional toko, kegiatan persyarikatan, beasiswa pendidikan, santunan fakir miskin, serta insentif bagi guru ngaji setiap bulan.
Pemaparan yang runtut, jelas, dan lugas dari Edi Mulyono membuat tiga dewan juri CRM Award VI Tahun 2025 memberikan apresiasi luar biasa berupa tepuk tangan meriah. Tidak ada satu pun pertanyaan yang diajukan, seolah-olah penyampaiannya telah berhasil membuat dewan juri terpesona. (*)
Penulis Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.


