BeritaDaerah

Amira Tampil Menyentuh Hati dengan Teks Narasi Tahfidzul Quran pada Wisuda Tahfidz SMPM 13 Campurejo

1 Mins read

SEJUK.ID – SMP Muhammadiyah 13 Campurejo melaksanakan wisuda tahfidzul Quran untuk 25 santri di halaman sekolah pada Selasa (11/6/2024). Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momen bersejarah bagi para santri dan keluarga mereka.

Ustad Zainul Arifin, S.Pd, Kepala Rumah Tahfidz SMPM 13 Campurejo, mengumumkan bahwa 25 santri yang diwisuda tahun ini telah mencapai hafalan Alquran dengan capaian yang bervariasi, mulai dari 3 juz hingga 12 juz. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar hafalan yang telah diraih dapat terus dijaga dan ditingkatkan.

Salah satu momen yang paling mengharukan dalam acara tersebut adalah ketika Amira Elhaq Al Mafazah Ma’in dinobatkan sebagai tahfidz terbaik. Ia membacakan teks narasi tahfidzul Quran yang ditulisnya sendiri, saat para santri melakukan sungkeman kepada orang tua mereka. Dengan intonasi yang penuh penghayatan, ia berhasil menyentuh hati para hadirin, menambah kekhidmatan suasana.

Berikut adalah teks narasi tahfidzul Quran karya Amira Elhaq Al Mafazah Ma’in yang disampaikan:

Ayah, Mama… berjuang sesusah itu, ya? Berjuang untuk menghafal Kalamullah juga berjuang untuk menjaganya. Tak jarang kami merasa jenuh, air mata menetes, dan tentunya rasa ingin menyerah. Namun, rasa itu seketika hilang saat sekelibat bayangmu tersenyum penuh harap di depan kami.

Ayah, Mama… percayalah, setiap ayat yang kuhafal kuniatkan untukmu, setiap tetesan peluhku semoga menjadi saksi tambahan syafaatmu kelak. Ayah, Mama, mungkin ananda bukan hadiah terbaik yang kalian punya. Namun, di hari spesial ini, izinkan kami tuk bersimpuh di pangkuanmu, tuk melebur kesalahan yang sering kami lakukan, dan semoga hari ini menjadi bakti rasa sayang kami pada kalian.

Kesabaran, ketabahan, perjuangan, juga doa-doa untuk kami yang tak kenal waktu, semoga bisa kami gantikan dengan menghafal Alquran. Masih tergambar jelas wajah bahagia kalian beberapa tahun lalu saat anak kecil itu bisa membaca alif ba’ ta’, dan kini anak kecil itu tumbuh dengan cita murni untuk menjadi penghafal Alquran.

Ayah, Mama… perjalanan kami masih panjang, maka kami mohon terus tuntun kami, nasihati kami, tetap berada di samping kami, juga tak lupa mohon tetap doakan kami. Kami ingin mengangkat derajatmu, kami ingin memberikan mahkota kemuliaan kelak di surga. Untuk itu, restui kami, doakan kami, putra putrimu, untuk menggapai cita-cita, dan semoga Allah mengabulkan serta mengumpulkan kita di surganya nanti. Aamiin. (*)

Reporter Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.