NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
Pendidikan

Pendidikan Islam Pada Masa Kerajaan Malaka

1 Mins read

SEJUK.ID – Sebelum membahas tentang pendidikan Islam pada masa kerajaan Malaka, kita perlu berkenalan dulu dengan kerajaan Islam tersebut. Kerajaan Malaka adalah sebuah kerajaan Melayu yang berdiri dari abad ke-15 hingga abad ke-16 di wilayah Malaka, Malaysia. Malaka menjadi pusat perdagangan penting di Asia Tenggara pada masa itu. Daerah itu merupakan tempat singgah utama bagi para pedagang dari seluruh dunia, termasuk Cina, India, dan Eropa.

Kerajaan Malaka mempunyai pemimpin sultan yang terkenal, termasuk Sultan Mansur Shah dan Sultan Mahmud Shah. Selama masa kejayaannya, Kerajaan Malaka juga memiliki banyak cendekiawan, seperti Tun Perak dan Hang Tuah.  Mereka terkenal sebagai pahlawan nasional di Malaysia.

Namun, pada tahun 1511, Kerajaan Malaka kalah oleh Portugis dalam perang yang berkepanjangan. Penaklukan ini mengakhiri masa kejayaan Kerajaan Malaka, tetapi warisan sejarah dan budaya kerajaan ini masih sangat berharga di Malaysia dan di seluruh dunia.

Malaka sebagai sebuah pusat pembelajaran Islam di Asia Tenggara, telah menarik banyak sarjana asing untuk terlibat dalam pendidikan dan pengajian Islam. Kerajaan Malaka mempromosikan kegiatan pembelajaran Islam dan, dalam waktu singkat sejak pergantian abad, terjadi perubahan signifikan dalam konsepsi masyarakat tentang agama, budaya, dan ilmu pengetahuan.

Proses pendidikan berjalan dalam kerajaan dengan  perpustakaan di istana dan pusat di mana terdapat buku-buku terjemahan dari bahasa Arab ke bahasa Melayu. Karena perhatian kerajaan terhadap pendidikan tinggi Islam, banyak sarjana asing datang ke Malaka, terutama dari Afghanistan, Malabar, Hindustan, dan Arab.

Banyak ulama terkemuka dari berbagai negara datang ke Malaka untuk mengajar, menarik siswa dari berbagai kerajaan Muslim di Asia Tenggara. Sunan Bonang dan Sunan Giri belajar teologi dari ulama asal Malaka. Setelah menempuh pendidikan, para santri kembali ke Jawa dan mendirikan lembaga pendidikan Islam di tempat masing-masing.

Baca Juga:  Prospek Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat: Menjanjikan dan Beragam

Related posts
Pendidikan

MI Tahfidz Alhaniif Cirebon Raih Medali Perunggu di Olimpiade Bahasa Arab Nasional 2025

1 Mins read
SEJUK.ID – Prestasi yang diraih Maryam dan Bilkis ini menegaskan konsistensi MI Tahfidz Alhaniif dalam kompetisi bahasa Arab. Sebelumnya, pada OBA ke-7…
Pendidikan

Mahasiswa UNY Luncurkan G-Waqf: Gerakan Wakaf Hijau untuk Bumi Lestari

2 Mins read
SEJUK.ID – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menorehkan prestasi inovatif melalui gagasan dua mahasiswinya, Marlita Wulansari dan Anisa Rahmawati. Mereka meluncurkan aplikasi…
Pendidikan

Urgensi Self-Care bagi Guru

2 Mins read
Oleh: Khosiyatika, M.Pd., Ketua Bidang IMMawati Jawa Tengah dan Guru SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga SEJUK.ID – Guru merupakan orang tua peserta…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *