SEJUK.ID – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kebumen bersama BikersMu Chapter Kebumen memadukan hobi berkendara dengan kegiatan keagamaan melalui agenda Motoran dan Ngaji Bareng. Kegiatan tersebut digelar di kawasan wisata alam Curug Muntu/Jagabela, Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Ahad (4/10/2026).
Sebanyak 18 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas 13 laki-laki, empat perempuan, dan satu anak. Dari Kebumen, rombongan mengendarai sepeda motor bersama-sama menuju kawasan lereng Gunung Slamet.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda touring. Rombongan juga menjadikannya sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan melalui tadabur alam.
Setibanya di lokasi, peserta berkumpul di sekitar aliran sungai Curug Muntu/Jagabela untuk mengikuti pengajian tadabur alam yang disampaikan Ustaz Abu Qatadah. Ia mengajak peserta merenungkan pesan Al-Qur’an Surah Al-Hasyr ayat 21 tentang keagungan wahyu dan pentingnya manusia mengambil pelajaran dari ciptaan Allah.
“Seandainya Kami menurunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah karena takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia agar mereka berpikir.”
Ayat tersebut menjadi bahan refleksi bagi peserta. Ustaz Abu Qatadah mengaitkan pesan ayat dengan keberadaan pegunungan dan alam yang mengelilingi kawasan Curug Muntu/Jagabela.
Menurut dia, gunung yang kokoh dan besar sekalipun digambarkan akan tunduk apabila menerima Al-Qur’an. Karena itu, manusia yang dianugerahi akal dan hati semestinya mampu menumbuhkan sikap tunduk dan patuh kepada Allah serta menghayati pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an.
Setelah pengajian, peserta menikmati suasana alam dengan berenang di aliran air curug dan bercengkerama. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat keakraban antara anggota BikersMu dan Pemuda Muhammadiyah Kebumen.
Tidak hanya membangun kebersamaan, peserta juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Sebelum meninggalkan lokasi, mereka bergotong royong mengumpulkan sampah sisa kegiatan untuk dibawa pulang dan dibuang pada tempat yang semestinya.
Melalui kegiatan tersebut, BikersMu Chapter Kebumen dan PDPM Kebumen berupaya mengembangkan model dakwah komunitas yang dekat dengan kehidupan anak muda. Hobi berkendara dipadukan dengan kegiatan keagamaan, silaturahmi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dakwah melalui komunitas otomotif diharapkan dapat menjadi ruang perjumpaan yang santun dan inklusif. Dengan demikian, kegiatan berkendara tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga dapat menghadirkan nilai spiritual dan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan. (*)
Penulis : Muhammad Mu’adz | Editor : Fathan Faris Saputro


