SEJUK.ID – SMP Muhammadiyah 13 Campurejo (Hamas School) memperingati Milad ke-9 dengan mengusung tema “Berkemajuan dalam Ilmu, Bermanfaat bagi Umat”. Tema tersebut menegaskan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang berkemajuan, berdaya saing, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Proses pendidikan di Hamas School tidak semata berorientasi pada capaian akademik berbasis angka. Pendidikan dipahami sebagai proses pembelajaran terpadu yang mengintegrasikan kecerdasan spiritual, akademik, dan emosional. Melalui pendekatan ini, sekolah berharap dapat melahirkan peserta didik yang berkarakter Islami, berwawasan luas, serta memiliki kepekaan sosial.
Kepala SMP Muhammadiyah 13 Campurejo, Nurul Wakhidatul Ummah, S.Kom, menyampaikan bahwa Milad ke-9 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan arah gerak sekolah ke depan.
“Milad ke-9 ini bukan sekadar perayaan usia, melainkan momentum muhasabah dan peneguhan komitmen kami untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkemajuan. Ilmu harus melahirkan akhlak, kepedulian, dan kebermanfaatan nyata bagi umat,” ujarnya.
Nurul menjelaskan, rangkaian kegiatan Milad ke-9 akan berlangsung pada Kamis, 29 Januari hingga Ahad, 1 Februari 2026, dengan melibatkan peserta didik, orang tua, pendidik, serta masyarakat sekitar.
Pada Kamis (29/1/2026), Hamas School menggelar Tasmi’ Al-Qur’an 5 Juz sebagai upaya penguatan nilai spiritual dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kegiatan dilanjutkan dengan Parenting Edukasi bersama Ika Famila Sari, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang memberikan pembekalan kepada orang tua terkait pendampingan tumbuh kembang anak di era modern.
Masih pada hari yang sama, sekolah menyelenggarakan Doa Bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar Hamas School senantiasa istiqamah dalam menjalankan misi mencerdaskan dan mencerahkan. Kepedulian sosial diwujudkan melalui program Hamas Peduli yang bekerja sama dengan SMAMIO dengan menyalurkan 235 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Nurul, kegiatan sosial tersebut merupakan bagian integral dari pendidikan karakter.
“Kami ingin peserta didik memahami bahwa ilmu tidak berhenti di ruang kelas. Kepedulian sosial, empati, dan semangat berbagi perlu ditanamkan sejak dini agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Pada Sabtu–Ahad, Hamas School akan menyelenggarakan Young Leaders Camp (LDKS) yang bertujuan membentuk karakter kepemimpinan, kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan kolaborasi peserta didik sebagai calon pemimpin masa depan. Selain itu, sepanjang Kamis hingga Ahad juga digelar program “Bridge to the Future”, berupa sosialisasi dan pengenalan SMA–SMK lanjutan untuk membantu peserta didik dan orang tua merencanakan pendidikan lanjutan secara terarah sesuai potensi, minat, dan bakat.
Melalui peringatan Milad ke-9 ini, Hamas School meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada mutu akademik, tetapi juga konsisten menghadirkan kebermanfaatan sosial, sejalan dengan nilai pendidikan berkemajuan yang mencerahkan dan berkeadaban. (*)
Penulis Fidah. Editor Fathan Faris Saputro.


