SEJUK.ID – Suasana kelas IV SDN 3 Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Jumat (25/7/2025) dipenuhi antusiasme saat mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar sosialisasi pengelolaan sampah plastik. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, khususnya mengenai dampak negatif sampah plastik terhadap alam dan kesehatan.
Acara dibuka dengan sambutan pihak sekolah yang mengapresiasi kepedulian mahasiswa PMM UMM. Dalam penyuluhan, para mahasiswa menjelaskan dengan bahasa sederhana tentang bahaya plastik yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai, risiko pencemaran tanah dan air, serta ancaman bagi makhluk hidup yang menelannya.
Tidak hanya memberikan materi, mahasiswa juga mengajak siswa mempraktikkan cara mendaur ulang sampah plastik. Salah satu contohnya adalah mengubah botol bekas menjadi wadah pensil yang dihias dengan kertas warna-warni, ornamen kreatif, dan gambar hasil karya siswa. Aktivitas ini mengajarkan bahwa plastik tidak selalu menjadi limbah, tetapi dapat diolah menjadi barang bermanfaat sekaligus melatih keterampilan anak.
Guru pendamping, Hamdan, menilai kegiatan ini sangat efektif dalam membentuk kebiasaan positif. “Anak-anak perlu dibiasakan peduli lingkungan, dimulai dari hal sederhana seperti membuang sampah plastik pada tempatnya dan mengelolanya dengan benar,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PMM UMM berharap para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga termotivasi menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mengurangi penggunaan plastik dan memanfaatkannya kembali diharapkan menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih bersih, sehat, dan bebas pencemaran. (*)


