NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Camp Literasi Perdana di Magetan: Bedah Novel Kisah-Kisah Pustaka Bangkitkan Semangat Membaca

2 Mins read

SEJUK.ID – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan mencetuskan ide brilian dengan menggelar Camp Literasi perdana bagi pelajar tingkat menengah atas di Kabupaten Magetan. Kegiatan ini dilaksanakan di Graha Pusat Literasi Magetan pada Selasa–Rabu (16–17/9/2025), dan diikuti oleh 50 siswa dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Magetan.

Salah satu rangkaian acara yang paling menyedot perhatian peserta adalah forum bedah buku yang digelar pada hari kedua, Rabu (17/9). Buku yang dibedah berjudul Kisah-Kisah Pustaka: Sebuah Novel Pembangun Literasi karya Rotmianto Mohamad, seorang penulis sekaligus pustakawan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan.

Rotmianto menjelaskan bahwa novel tersebut memuat tiga kisah dengan satu tujuan: literasi Indonesia. Karya ini lahir dari kegelisahannya melihat stigma bahwa pustakawan sering dianggap sekadar penjaga buku, tanpa kemampuan atau minat untuk menulis. Dari keresahan itu, ia menuangkan ide dan imajinasinya hingga lahirlah novel ini.

“Mengetik pakai smartphone mungkin lebih praktis, tetapi ada hal-hal yang tidak bisa tergantikan oleh cara modern. Terutama faktor seninya. Membuka halaman demi halaman, merasakan goresan tinta di atas kertas, mencium aroma kertas—itu semua adalah seni. Mengetik pakai smartphone, seninya di mana, coba?” demikian salah satu kutipan dialog dalam kisah Taman Baca di Kali Langit.

Novel ini menekankan pentingnya aktivitas membaca dan menuliskannya kembali, misalnya dalam bentuk buku harian. Meskipun kerap dianggap usang, aktivitas tersebut menyimpan nilai mendalam dan sarat makna.

Dalam forum bedah buku, hadir dua pembedah: Bambang Prakoso, Ketua GPMB Jawa Timur sekaligus dosen Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, serta Aditya Akbar Hakim, penulis lintas negara yang juga seorang guru.

Bambang menilai karya Rotmianto sarat dengan filosofi dan relevan dengan kondisi masa kini. “Tiga kisah yang ditulis Mas Rotmianto itu filosofis, futuristik, dan sangat dekat dengan kehidupan nyata. Hanya pembaca tekun yang bisa menulis cerita sedalam ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Kwarcab HW Laren Tekankan Ideologi Hizbul Wathan di Perkemahan CARAKA

Sementara itu, Aditya menambahkan bahwa kedekatan Rotmianto dengan dunia petualangan turut memperkaya tulisannya. “Proses kreatifnya lahir dari hati. Ada rasa yang ia bawa, sehingga pembaca bisa larut dalam emosinya—bukan untuk membuat cengeng, tetapi menyerap energi dahsyat dari kisah yang ditulisnya,” tutur penulis yang banyak melahirkan buku bergenre nonfiksi tersebut.

Selain Taman Baca di Kali Langit, novel ini juga memuat kisah Robohnya Perpustakaan Kami serta Seberkas Cahaya dari Graha Literasi, yang menyajikan satire mendalam mengenai isu literasi, bermula dari Magetan hingga menginspirasi Indonesia.

Kehadiran Rotmianto sebagai pustakawan sekaligus penulis menjadi capaian tersendiri. Ia membuktikan bahwa pustakawan bukan sekadar penjaga buku, melainkan juga perajut peradaban yang lahir dari kedekatannya dengan sumber bacaan. Melalui novel ini, Rotmianto memberi teladan bahwa menulis dan melahirkan buku bukanlah perkara sulit, bahkan bagi seorang pustakawan. (*)

1258 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

Pawai Satwa Kecil Warnai MATAMUDA MI Muhammadiyah 09 Labuhan, Kreativitas Ibu dan Anak Curi Perhatian

2 Mins read
MuhammadiyahLamongan.com – Halaman MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) dipenuhi suasana ceria pada hari kelima Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA), Jumat (17/7/2026)….
BeritaDaerah

Dari Kampus Menyapa Desa, Mahasiswa KKN UMLA Awali Pengabdian dengan Sambutan Hangat di Labuhan

2 Mins read
SEJUK.ID – Hari pertama pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) di Desa Labuhan diawali dengan suasana hangat dan…
BeritaDaerah

Kopdar SUMU Tulungagung Usung Blockchain dan Kolaborasi Bisnis, Perkuat Daya Saing UMKM

2 Mins read
SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung bersama Lembaga Pengembangan (LP) UMKM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur akan menggelar Kopdar SUMU…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *