SEJUK.ID – Suasana malam di lingkungan SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Kampus Sumodikaran tampak berbeda pada Kamis (13/8/2026). Di bawah rindangnya pepohonan dan semilir angin malam, para santri cilik antusias mengikuti pembelajaran luar ruang atau outdoor learning.
Area gazebo sekolah dimanfaatkan sebagai ruang belajar yang menghadirkan suasana berbeda. Cahaya lampu yang menerangi gazebo di tengah rimbunnya pepohonan menciptakan atmosfer tenang dan nyaman bagi para murid untuk belajar.
Murid kelas IV duduk melingkar dengan penuh keakraban sambil menyelesaikan tugas Kemuhammadiyahan. Mereka membuat poster bertema “Aku Bangga Menjadi Pelajar Muhammadiyah”.
Melalui pensil warna, spidol, dan kertas gambar, para murid mengekspresikan pemahaman mereka tentang pentingnya peran pelajar dalam menuntut ilmu, berakhlak mulia, serta berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
“Belajar di luar ruangan pada malam hari seperti ini sangat menyenangkan dan tidak membosankan,” ujar Dini, salah seorang murid kelas IV, dengan wajah berseri-seri.
Keasrian lingkungan sekolah menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tersebut. Pepohonan yang mengelilingi gazebo dan udara malam yang sejuk menghadirkan suasana belajar yang lebih rileks. Jauh dari kebisingan, para murid dapat berkonsentrasi menuangkan gagasan dan kreativitas mereka ke dalam karya poster.
Musyrif dan musyrifah SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Kampus Sumodikaran menilai inovasi metode pembelajaran penting untuk mendukung proses pembentukan karakter anak. Menurut mereka, pembelajaran tidak selalu harus berlangsung secara kaku di dalam kelas, tetapi dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan sudut lingkungan sekolah sebagai ruang belajar.
Area gazebo menjadi salah satu pilihan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan menyenangkan. Murid tidak hanya memperoleh pemahaman materi, tetapi juga merasakan suasana belajar yang lebih dekat dengan lingkungan.
Melalui perpaduan kurikulum akademik, pendidikan kepondokan yang humanis, serta lingkungan belajar yang mendukung, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Kampus Sumodikaran berkomitmen membentuk generasi santri cilik yang unggul, kreatif, dan berkarakter.
Sekolah berharap para santri cilik tidak hanya memiliki keunggulan dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga kepekaan estetika, rasa percaya diri, serta pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai perjuangan dan kepemimpinan Muhammadiyah.
Kegiatan pembelajaran malam itu diakhiri dengan sesi presentasi singkat. Para murid mendapat kesempatan menunjukkan dan menjelaskan poster yang telah mereka buat sebelum kembali ke kamar untuk beristirahat. (*)
Penulis : Sabrina Putri Azzahra | Editor : Fathan Faris Saputro


