SEJUK.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Yogyakarta menghibahkan sejumlah buku kepada Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Depok Raya, Kabupaten Sleman, di Aula Kresna, Jumat (24/7/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan kapasitas KIM sebagai mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi publik yang akurat, edukatif, dan bertanggung jawab.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo DIY, Riris Puspita Wijaya Kridaningrat, mengatakan, penguatan budaya membaca menjadi kebutuhan mendesak di tengah derasnya arus informasi digital. Menurut dia, kemampuan masyarakat dalam mengakses, memahami, dan mengolah informasi harus didukung dengan ketersediaan bahan bacaan yang berkualitas.
“Kami berharap buku-buku ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkaya wawasan, menumbuhkan minat baca, serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memahami dan menyampaikan informasi yang benar,” ujarnya.
Riris menjelaskan, KIM memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan KIM perlu terus dilakukan agar mampu menyampaikan informasi publik secara tepat, menangkal penyebaran hoaks, serta membangun ruang informasi yang sehat di tengah masyarakat.
Ia berharap hibah buku tersebut tidak sekadar menambah koleksi bacaan, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai aktivitas literasi di lingkungan KIM, seperti diskusi, bedah buku, hingga pengembangan konten informasi berbasis pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris KIM Depok Raya, Athiful Khoiri, mengapresiasi perhatian dan dukungan Diskominfo DIY dalam memperkuat kapasitas komunitas informasi melalui hibah buku tersebut.
“Bantuan ini menjadi tambahan referensi yang sangat bermanfaat bagi anggota KIM untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan literasi, dan memperkuat kualitas informasi yang kami sampaikan kepada masyarakat,” katanya.
Athiful menuturkan, seluruh buku yang diterima akan dikelola sebagai koleksi literasi KIM Depok Raya dan dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan pengembangan kapasitas anggota. Menurut dia, ketersediaan referensi yang berkualitas akan mendukung anggota KIM dalam menghasilkan informasi yang faktual, edukatif, serta mudah dipahami masyarakat.
Ia menegaskan, KIM Depok Raya berkomitmen terus memperkuat budaya literasi di tingkat komunitas sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang semakin cakap memilah informasi dan bijak memanfaatkan media digital.
“Melalui penguatan literasi ini, kami berharap budaya membaca semakin tumbuh, wawasan masyarakat semakin luas, dan terwujud masyarakat yang literat serta adaptif menghadapi perkembangan teknologi informasi,” ujarnya. (*)


