SEJUK.ID – SMK Muhammadiyah 1 Sleman terus memperkuat pembelajaran berbasis dunia kerja melalui Bengkel Teaching Factory (Tefa) yang melayani perawatan kendaraan bagi masyarakat. Selain menjadi wahana praktik bagi peserta didik, bengkel tersebut juga menghadirkan promo cuci mobil gratis bagi setiap pelanggan yang melakukan servis sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan.
Bengkel Teaching Factory dirancang untuk memberikan pengalaman kerja secara langsung kepada peserta didik melalui pelayanan kepada pelanggan. Dengan konsep tersebut, mereka tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memahami standar pelayanan, etika kerja, serta budaya kerja yang berlaku di industri otomotif.
Wakil Kepala SMK Muhammadiyah 1 Sleman, Afifuddin, mengatakan keberadaan Bengkel Teaching Factory merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
“Teaching Factory menjadi wadah bagi peserta didik untuk belajar melalui pengalaman nyata. Mereka tidak hanya berlatih keterampilan teknis, tetapi juga memahami budaya kerja, pelayanan kepada pelanggan, serta tanggung jawab sebagai calon tenaga profesional,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Menurut Afifuddin, pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Oleh karena itu, sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, salah satunya dengan memberikan promo cuci mobil gratis bagi setiap pelanggan yang melakukan servis.
“Kami ingin masyarakat memperoleh pelayanan yang berkualitas sekaligus berpartisipasi dalam mendukung proses pembelajaran peserta didik. Semakin banyak kendaraan yang ditangani, semakin banyak pula pengalaman yang mereka peroleh,” katanya.
Bengkel Tefa SMK Muhammadiyah 1 Sleman melayani berbagai jenis perawatan kendaraan, mulai dari tune-up mobil EFI dan karburator, servis rem, wheel balancing, hingga pemindaian (scan) kendaraan. Seluruh layanan didukung oleh peralatan modern serta pendampingan guru dan teknisi yang berpengalaman.
Keberadaan Bengkel Teaching Factory sejalan dengan upaya memperkuat pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan dunia usaha dan dunia industri. Melalui pembelajaran berbasis praktik serta pelayanan kepada masyarakat, sekolah berharap mampu mencetak lulusan yang kompeten, siap memasuki dunia kerja, dan memiliki daya saing sesuai kebutuhan industri. (*)


