NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Kelompok 39 KKN MAs Raih Dua Juara 1, Tutup Pengabdian di Petungsewu dengan Prestasi

2 Mins read

SEJUK.ID – Perjalanan Kelompok 39 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) 2026 di Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, berakhir dengan capaian membanggakan. Pada penutupan KKN MAs 2026, kelompok tersebut meraih dua penghargaan Juara 1, yakni Teknologi Tepat Guna Terbaik melalui inovasi Rocket Stove dan Program Persyarikatan Terbaik.

Dua penghargaan tersebut menjadi penutup rangkaian pengabdian 15 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Indonesia. Capaian itu sekaligus menjadi apresiasi atas inovasi dan program yang dikembangkan mahasiswa selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat Desa Petungsewu.

Unggul lewat inovasi Rocket Stove

Salah satu penghargaan yang diraih Kelompok 39 adalah Juara 1 Teknologi Tepat Guna (TTG) Terbaik melalui inovasi Rocket Stove.

Rocket Stove merupakan teknologi tungku yang dirancang untuk menghasilkan pembakaran sampah secara lebih efisien dengan konstruksi yang relatif sederhana. Inovasi tersebut dikembangkan sebagai upaya menghadirkan teknologi yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Bagi Kelompok 39, teknologi tepat guna tidak semata-mata dinilai dari sisi inovasi, tetapi juga dari kebermanfaatan dan kemungkinan penerapannya di lingkungan masyarakat. Karena itu, pengembangan Rocket Stove mempertimbangkan aspek kemudahan penggunaan dan pemanfaatannya sebagai solusi sederhana yang dapat dipahami masyarakat.

Penghargaan TTG Terbaik menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi yang dekat dengan persoalan di lingkungan masyarakat.

Program Persyarikatan Terbaik

Selain penghargaan di bidang teknologi, Kelompok 39 meraih Juara 1 Program Persyarikatan Terbaik.

Program persyarikatan menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan KKN MAs. Mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga didorong untuk berkontribusi dalam penguatan nilai serta aktivitas persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di lokasi pengabdian.

Baca Juga:  Sisi Lain Sova Marwati, Calon Wakil Bupati Klaten: Wanita Tangguh di Balik Bisnis yang Memberdayakan Ribuan Orang

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap program persyarikatan yang dilaksanakan Kelompok 39 selama berada di Desa Petungsewu.

Capaian dua penghargaan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Perbedaan latar belakang keilmuan, pengalaman, dan daerah asal menjadi modal dalam merancang dan menjalankan berbagai program selama KKN.

Menutup pengabdian dengan kolaborasi

Selama berada di Desa Petungsewu, Kelompok 39 melaksanakan berbagai kegiatan yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan persyarikatan.

Program-program tersebut disusun dengan mempertimbangkan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat. Mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan masyarakat, perangkat desa, lembaga pendidikan, kader kesehatan, serta berbagai unsur lainnya selama pelaksanaan kegiatan.

Bagi Kelompok 39, dua penghargaan yang diperoleh pada penghujung KKN bukan sekadar pencapaian kelompok. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas proses kolaborasi, kreativitas, dan pengabdian yang telah dilakukan selama berada di Desa Petungsewu.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan semangat pengabdian sekaligus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Profil Kelompok 39 KKN MAs 2026

Kelompok 39 KKN MAs 2026 terdiri atas 15 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Indonesia, yaitu:

  1. Dita Nilasari — Universitas Muhammadiyah Gombong
  2. Sarnita — Universitas Muhammadiyah Bone
  3. Muh Aidil — Universitas Muhammadiyah Bone
  4. Kalvin Gunawan — Universitas Muhammadiyah Palembang
  5. Ayudhia Fassha — Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
  6. Mia Khoirunissa — Universitas Muhammadiyah Tangerang
  7. Munadiyah — Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai
  8. Hasyifa Ratna Astria — Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  9. Putri Rachma Aulia — STKIP Muhammadiyah OKU Timur
  10. Nur Laeliza Fanadilla — Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  11. Muhammad Zaky — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  12. Adinda Junior — Universitas Muhammadiyah Bandung
  13. Yasfina Qurrota A’yun — Universitas Muhammadiyah Lamongan
  14. Farid Al Farizi — Universitas Muhammadiyah Malang
  15. Siti Zelika Ardhya Anasti — Universitas Muhammadiyah Malang
Baca Juga:  Mahasiswa KKN dan Warga Petungsewu Bersihkan Sungai, Rawat Saluran Irigasi

Kelompok 39 berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Tinuk Dwi Cahyani, S.H., S.HI., M.Hum., Ph.D.

Dua penghargaan sebagai Juara 1 Teknologi Tepat Guna Terbaik dan Juara 1 Program Persyarikatan Terbaik menjadi penutup perjalanan Kelompok 39 dalam KKN MAs 2026.

Lebih dari sekadar penghargaan, capaian tersebut merefleksikan semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian mahasiswa lintas perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat Desa Petungsewu. (*)

1335 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaNasional

Muhammadiyah Salurkan Bantuan Operasional dan 1.400 Paket Rendang untuk Penyintas Gempa Manggarai Timur

2 Mins read
SEJUK.ID – Bantuan kemanusiaan kembali disalurkan Muhammadiyah untuk membantu penyintas gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Selain dukungan operasional…
BeritaDaerah

KKN-MAs Kelompok 39 Bangun Website Podojoyo Farm, Dorong Promosi Produk Susu secara Digital

2 Mins read
SEJUK.ID – Kelompok 39 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) mengembangkan website Podojoyo Farm, peternakan sapi perah di Dusun Codo, Desa Petungsewu,…
BeritaDaerah

Renovasi Mushola di Codo, Mahasiswa KKN-MAs dan UNIKAMA Perkuat Toleransi

1 Mins read
SEJUK.ID – Gotong royong menjadi ruang perjumpaan bagi warga dari berbagai latar belakang di Dusun Codo, Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang….
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *