NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

SUMU Bogor Raya Luncurkan KopiMU, Perkuat Ekosistem Ekonomi Umat Berbasis Kolaborasi

3 Mins read

SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Koordinator Daerah (Korda) Bogor Raya terus memperkuat gerakan ekonomi umat melalui pengembangan jejaring usaha berbasis kolaborasi dan nilai-nilai Islam. Upaya tersebut ditandai dengan peluncuran pilot project bisnis kolaboratif bernama KopiMU dalam agenda Silaturahmi Rutin SUMU Bogor Raya yang digelar di Kantor BKsPPI Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para pengusaha, akademisi, profesional, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tergabung dalam jejaring SUMU Bogor Raya. Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, forum ini juga dimanfaatkan untuk merumuskan langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan.

Sekretaris Jenderal SUMU Bogor Raya, Roby Kurniawan, menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan forum silaturahmi sebagai sarana memperkuat jaringan dan melahirkan berbagai gagasan kolaboratif.

“Pertemuan rutin ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta merumuskan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Dari forum seperti inilah lahir berbagai inisiatif yang dapat memperkuat ekonomi umat,” ujarnya.

Dalam sesi utama, Ketua Korda SUMU Bogor Raya, Anang Yudi Riswanto, menyampaikan materi tentang pentingnya fondasi spiritual dalam berbisnis. Menurut dia, aktivitas usaha seorang muslim tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan material, melainkan juga menjadi bagian dari ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Bisnis yang paling aman dan menjanjikan adalah bisnis dengan Allah. Ketika usaha dijalankan dengan rasa syukur, istigfar, kerja keras, dan ketaatan kepada Allah, keberkahan akan menyertai setiap proses yang dijalani,” kata Anang.

Ia menjelaskan, konsep bisnis dalam Islam menempatkan nilai spiritual sebagai fondasi utama. Rasa syukur yang diwujudkan dalam tindakan nyata serta kebiasaan beristigfar menjadi bagian penting dalam membuka pintu rezeki dan keberkahan usaha. Selain itu, pengusaha muslim dituntut menjaga hubungan dengan Allah melalui tilawah Al-Qur’an, menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian hartanya untuk kemaslahatan umat.

Baca Juga:  Melalui Seminar Internasional, Uhamka Tingkatkan Sinergi Indonesia-Malaysia

Untuk memperkuat gerakan ekonomi tersebut, SUMU Bogor Raya mengembangkan organisasi yang berlandaskan lima nilai utama, yakni Islami, Kreatif, Komunikatif, Kooperatif, dan Kolaboratif. Kelima nilai itu menjadi pijakan dalam membangun jejaring usaha yang sehat, produktif, dan saling menguatkan.

Dalam kesempatan yang sama, dipaparkan sejumlah program strategis yang akan menjadi fokus pengembangan organisasi ke depan. Program tersebut meliputi pengkaderan pengusaha baru, pembentukan lembaga riset dan pelatihan bisnis, pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha, serta penguatan lembaga keuangan berbasis syariah.

Seluruh agenda tersebut dibangun melalui konsep Kolaborasi Madani, yakni pola kerja sama yang berangkat dari proses saling mengenal (ta’aruf), saling memahami (tafahum), saling membantu (ta’awun), saling melindungi (takaful), hingga mencapai tingkat pengorbanan demi kepentingan bersama (itsar).

Sementara itu, Pembina SUMU Bogor Raya, Sukma Nugraha, mengajak para anggota untuk memiliki mentalitas maju dan berani membangun kemandirian ekonomi.

“Umat Islam harus memiliki kekuatan ekonomi. Jangan membiasakan diri dengan pola pikir yang membuat kita merasa cukup dalam keterbatasan. Kita harus terus bertumbuh, berkembang, dan menjadi umat yang mandiri serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tuturnya.

Sebagai implementasi konkret dari semangat kolaborasi tersebut, Divisi Pengembangan dan Kerja Sama Bisnis SUMU Bogor Raya memperkenalkan KopiMU, produk kopi robusta premium yang berasal dari kawasan Gunung Wangun, Bogor.

Perwakilan divisi tersebut, Mu’ad Asegab, menjelaskan bahwa KopiMU tidak sekadar menjadi produk komersial, melainkan dirancang sebagai model bisnis berbasis komunitas yang mengintegrasikan kekuatan jaringan usaha anggota SUMU.

“KopiMU kami hadirkan sebagai langkah awal membangun ekosistem bisnis bersama. Bukan hanya menjual kopi, tetapi membangun rantai nilai yang melibatkan anggota mulai dari pengembangan produk, pemasaran, distribusi, hingga penguatan jaringan reseller,” ujarnya.

Baca Juga:  Rektor Uhamka Meriahkan Malam Refleksi HUT Ke-78 RI

Peluncuran KopiMU mendapat respons positif dari para peserta. Diskusi yang berlangsung setelah presentasi membahas berbagai aspek penting, mulai dari standar kualitas produk, penguatan merek, strategi pemasaran, pengembangan jaringan distribusi, hingga peluang ekspansi pasar di wilayah Bogor Raya dan daerah lainnya.

KopiMU diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana kekuatan jaringan, kolaborasi, dan semangat gotong royong dapat diwujudkan menjadi produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi sekaligus nilai pemberdayaan. Ke depan, inisiatif tersebut diproyeksikan menjadi pintu masuk lahirnya berbagai produk ritel berbasis komunitas Muhammadiyah.

Menjelang berakhirnya kegiatan, optimisme mewarnai seluruh rangkaian acara. Para peserta sepakat bahwa kebangkitan ekonomi umat tidak cukup diwacanakan, melainkan harus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan.

Melalui penguatan jejaring, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta pengembangan berbagai model bisnis kolaboratif seperti KopiMU, SUMU Bogor Raya berupaya menghadirkan ekosistem ekonomi yang mandiri, profesional, dan berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (*)

Penulis : Soleh | Editor : Fathan Faris Saputro

1229 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaNasional

Menata Ulang Orientasi Cinta di Tahun Baru Islam, PCIA Malaysia Ajak Muslimah Mendekat kepada Allah

2 Mins read
SEJUK.ID – Menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 H, Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Malaysia menggelar Tabligh Akbar bertema “Wanita Muslimah, Untuk Siapakah…
BeritaDaerah

MPID PCM Brondong Dorong Sekolah Muhammadiyah Tampil di Ruang Digital

2 Mins read
SEJUK.ID – Upaya memperkuat citra dan daya saing lembaga pendidikan di era digital terus dilakukan Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan…
BeritaDaerah

BikersMu Chapter Boyolali Resmi Dikukuhkan, Muhammadiyah Perluas Dakwah Melalui Komunitas Otomotif

1 Mins read
SEJUK.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali resmi mengukuhkan Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 sebagai langkah memperkuat dakwah kultural melalui…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *