NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

K3M Brondong Matangkan Persiapan TKA dan Gaungkan Kurikulum Berbasis Cinta

2 Mins read

SEJUK.ID – Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M) Kecamatan Brondong menggelar rapat kedinasan yang diikuti seluruh kepala Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-kecamatan pada Rabu (11/2/2026). Pertemuan yang berlangsung di MI Asy-Syafiiyah Lohgung ini berfokus pada pemantapan persiapan Tes Kompetensi Akademik (TKA) serta sosialisasi kurikulum terbaru.

Ketua K3M Kecamatan Brondong, Abdul Mustajab, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan agar setiap lembaga segera melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan TKA jenjang MI. Ia juga mewajibkan kehadiran seluruh pimpinan lembaga pada pertemuan lanjutan di Aula Kantor Kementerian Agama Lamongan pada Jumat mendatang.

“Kehadiran di Kemenag Lamongan sangat krusial untuk menyelaraskan persepsi agar pelaksanaan TKA berjalan sukses tanpa kendala teknis,” ujarnya.

Sementara itu, Pengawas Madrasah Kecamatan Brondong, Bunayya, S.Pd.I., memaparkan hasil telaah kurikulum yang akan menjadi pedoman pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan. Ia juga menjelaskan secara khusus mengenai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), inovasi pendidikan yang diterbitkan Menteri Agama RI.

“Kepala madrasah harus segera menyosialisasikan KBC kepada para guru agar pendekatan pembelajaran tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga menyentuh aspek kasih sayang,” tuturnya.

Ia menambahkan, konsep Kurikulum Berbasis Cinta dirumuskan melalui Panca Cinta (Lima Pilar Cinta) sebagai fondasi praktis bagi pendidik dan orang tua. Konsep ini bertujuan menyeimbangkan kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ).

Lima Pilar Panca Cinta:

  1. Cinta kepada Tuhan (Spiritualitas)
    Pendidikan diarahkan agar anak mengenal Penciptanya sehingga tumbuh rasa syukur dan kesadaran bahwa belajar merupakan bentuk ibadah. Praktiknya antara lain memulai hari dengan doa bermakna serta mengaitkan fenomena alam dan sains dengan kebesaran Tuhan.

  2. Cinta kepada Diri Sendiri (Self-Love)
    Anak diajarkan menghargai tubuh, kesehatan, dan potensi uniknya melalui pembentukan kepercayaan diri, kebersihan diri, serta pemahaman bahwa perbedaan adalah hal wajar.

  3. Cinta kepada Sesama (Empati)
    Pilar ini menekankan hubungan antarmanusia dengan menumbuhkan kasih sayang, toleransi, dan kepedulian. Contohnya budaya antre, berbagi, kerja kelompok kolaboratif, serta menjunjung sopan santun (adab).

  4. Cinta kepada Ilmu Pengetahuan (Pembelajar Sepanjang Hayat)
    Ilmu dipandang bukan sekadar syarat memperoleh pekerjaan, melainkan sarana menumbuhkan rasa ingin tahu. Guru didorong menerapkan pembelajaran berbasis proyek, eksperimen sains, dan suasana kelas yang mendorong keberanian bertanya.

  5. Cinta kepada Alam Semesta (Ekologi)
    Anak dikenalkan bahwa manusia merupakan bagian dari ekosistem besar. Implementasinya meliputi kegiatan berkebun di sekolah, memilah sampah, menghemat air, serta pembelajaran luar ruang.

Baca Juga:  PK IMM Ahmad Syafi'i Ma'arif STKIP PGRI Sumenep Gelar Darul Arqam Dasar

Bunayya menegaskan, Panca Cinta berfungsi sebagai kompas pendidikan agar lembaga tidak hanya menghasilkan peserta didik cerdas secara akademis, tetapi juga pribadi yang hangat, bijaksana, dan berkarakter.

Pertemuan diakhiri dengan doa bersama untuk memohon keberkahan serta kelancaran program kerja madrasah, kemudian dilanjutkan ramah tamah guna mempererat silaturahmi antarkepala madrasah. (*)

Penulis Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.

1272 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

Tak Cukup Mengejar Laba, SUMU Bogor Raya Dorong UMKM Membangun Bisnis Berbasis Arus Kas

2 Mins read
SEJUK.ID – Di tengah dinamika perekonomian yang terus berubah, banyak pelaku usaha masih menjadikan besarnya omzet dan laba sebagai tolok ukur utama…
BeritaDaerah

Delapan Tahun Menjaga Asa, Pejuang Nasi Lamongan Bagikan 100 Bungkus Nasi kepada Warga yang Membutuhkan

2 Mins read
SEJUK.ID – Memperingati hari jadinya yang kedelapan, Komunitas Pejuang Nasi Lamongan kembali meneguhkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Pada Jumat (24/7/2026), komunitas tersebut…
BeritaDaerah

Diskominfo DIY Hibahkan Buku untuk KIM Depok Raya, Perkuat Literasi dan Ketahanan Informasi Publik

1 Mins read
SEJUK.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Yogyakarta menghibahkan sejumlah buku kepada Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Depok Raya, Kabupaten Sleman,…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *