SEJUK.ID – Dalam rangka menyambut Milad ke-113 Muhammadiyah, BikersMu Chapter Klaten Korwil Jawa Tengah bersama Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) serta Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Klaten menggelar kegiatan Rihlah Dakwah ke SDIT Jumapolo dan objek wisata Bendungan Jlantah, Karanganyar, pada Ahad (2/11/2025). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan dakwah yang diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur persyarikatan.
Ketua BikersMu Chapter Klaten, H. Sofyan Aji Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk syukur dan semangat mempererat ukhuwah di kalangan kader Muhammadiyah. “Kegiatan ini bagian dari semangat Milad ke-113 Muhammadiyah dengan tema Memajukan Kesejahteraan Bangsa. Kami ingin istiqamah melaju bersama dakwah, tidak sekadar berkendara, tetapi juga menebar kebaikan di setiap perjalanan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, BikersMu Klaten melaksanakan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan berupa mushaf Al-Qur’an dan seperangkat alat salat untuk Pondok Pesantren SDIT Jumapolo, salah satu amal usaha Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jumapolo di bidang pendidikan. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada pengurus sekolah dan disambut hangat oleh para sesepuh Muhammadiyah setempat.
Sebelum berangkat, para peserta berkumpul di basecamp BikersMu Klaten sejak pukul 07.30 WIB untuk registrasi dan pengumpulan donasi. Rombongan kemudian bertolak menuju SDIT Jumapolo, disambut langsung oleh Ketua PCM Jumapolo, H. Zainal Arifin, M.A., yang mengapresiasi semangat dakwah dan silaturahmi BikersMu Klaten. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat memperkuat sinergi dan menumbuhkan kader-kader Muhammadiyah di berbagai daerah.
Setelah kegiatan di SDIT Jumapolo, rombongan melanjutkan perjalanan ke Bendungan Jlantah, destinasi wisata baru yang tengah viral di Karanganyar. Di lokasi tersebut, diadakan sarasehan dan refleksi dakwah yang dipimpin oleh Ketua LSBO PDM Klaten, Gunawan Wakhid Hasyim, serta tausiah oleh H. Agus Murtono dari LDK PDM Klaten. Acara ditutup dengan tadabbur alam dan sesi foto bersama sebelum rombongan kembali ke Klaten dengan aman, lancar, dan penuh semangat dakwah yang menggembirakan. (*)
Penulis Liya. Editor Fathan Faris Saputro.


