NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Dinas Perpustakaan Sleman Teguhkan Budaya Literasi Lewat Peluncuran Buku Aksara

2 Mins read

SEJUK.ID – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi, secara resmi meluncurkan antologi puisi berjudul Aksara, karya kepala sekolah, guru, karyawan, serta siswa-siswi SMP Muhammadiyah 2 Prambanan, Sleman, pada Rabu (29/10/2025).

Acara yang digelar di halaman sekolah tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat literasi, memperluas ruang ekspresi pelajar, serta menumbuhkan budaya menulis di lingkungan pendidikan.

Dalam sambutannya, Shavitri menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas terbitnya buku Aksara yang menghimpun karya dari berbagai unsur sekolah.

“Saya sangat mengapresiasi langkah SMP Muhammadiyah 2 Prambanan yang telah menanamkan tradisi menulis di sekolah. Buku ini bukan sekadar kumpulan puisi, tetapi juga cermin dari semangat, refleksi, dan imajinasi generasi muda yang tengah tumbuh,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa menulis puisi merupakan cara efektif untuk menumbuhkan kepekaan rasa, ketajaman berpikir, dan kedalaman empati di kalangan pelajar. Menurutnya, kemampuan menulis dan membaca sastra bukan hanya keterampilan akademik, tetapi juga sarana pembentukan karakter.

“Melalui puisi, siswa belajar menyelami diri, memahami orang lain, dan membaca kehidupan dengan hati yang lebih peka. Inilah esensi pendidikan literasi,” imbuhnya.

Shavitri juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan kegiatan literasi di sekolah. Ia berharap seluruh warga sekolah terus mengembangkan kebiasaan membaca dan menulis secara konsisten, sebab dari rutinitas kecil itulah karya besar dapat tumbuh.

“Menulis tidak harus menunggu inspirasi besar. Cukup dengan menulis setiap hari, walau hanya beberapa kalimat, kita sedang menanam benih ide yang suatu saat akan berbuah karya bermakna,” katanya.

Lebih lanjut, Shavitri mendorong adanya kolaborasi aktif antara guru, siswa, dan komunitas literasi di Kabupaten Sleman. Menurutnya, sinergi semacam itu dapat memperluas gerakan literasi dari ruang kelas menuju kehidupan masyarakat.

Baca Juga:  Raker KKMI Balen 2026 Teguhkan Komitmen Peningkatan Mutu Madrasah

“Sekolah harus menjadi pusat tumbuhnya budaya baca dan tulis. Jika semangat ini terus dijaga, saya yakin Kabupaten Sleman akan memiliki banyak generasi penulis muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegasnya.

Sementara itu, pegiat literasi Athiful Khoiri menilai peluncuran antologi puisi ini menjadi contoh nyata bagaimana gerakan literasi dapat tumbuh secara organik dari lingkungan sekolah. Menurutnya, menulis merupakan proses berpikir reflektif yang membentuk karakter dan kesadaran diri.

“Literasi sejati bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga memahami diri, masyarakat, dan kehidupan. Ketika siswa berani menulis, mereka sedang membangun jembatan antara pikiran dan peradaban,” ungkapnya.

Athiful mengapresiasi komitmen sekolah yang menjadikan karya siswa sebagai bagian dari proses pendidikan. “Ketika sekolah memberi ruang bagi kata dan gagasan, di situlah karakter tumbuh. Literasi yang hidup adalah literasi yang memberi tempat bagi suara anak muda,” tambahnya.

Kepala SMP Muhammadiyah 2 Prambanan, Eko Priyantoro, menuturkan bahwa penerbitan buku Aksara bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen sekolah dalam membangun ekosistem literasi.

“Buku ini adalah jejak perjalanan kami untuk menumbuhkan kesadaran bahwa literasi bukan hanya membaca buku, tetapi juga menulis dan menyuarakan makna hidup melalui kata,” ujarnya.

Eko menambahkan, proses penyusunan buku ini melibatkan berbagai elemen sekolah agar semangat literasi menjadi gerakan bersama. Ia berharap, setelah terbitnya Aksara, akan lahir karya-karya lain dari guru maupun siswa.

“Kami ingin membangun budaya menulis yang berkelanjutan. Dengan menulis, siswa tidak hanya mengasah kemampuan bahasa, tetapi juga melatih keberanian berpikir dan menyampaikan gagasan,” katanya.

Menurutnya, peluncuran antologi puisi ini juga menjadi ruang apresiasi bagi seluruh warga sekolah yang telah berkarya. Momentum tersebut diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Sleman untuk terus menghidupkan tradisi literasi sebagai fondasi pendidikan karakter dan kreativitas generasi muda. (*)

Baca Juga:  Alumni Berbagi Inspirasi, PBSI Uhamka Tegaskan Daya Saing Lulusan di Ruang Publik

1335 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaNasional

Muhammadiyah Salurkan Bantuan Operasional dan 1.400 Paket Rendang untuk Penyintas Gempa Manggarai Timur

2 Mins read
SEJUK.ID – Bantuan kemanusiaan kembali disalurkan Muhammadiyah untuk membantu penyintas gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Selain dukungan operasional…
BeritaDaerah

KKN-MAs Kelompok 39 Bangun Website Podojoyo Farm, Dorong Promosi Produk Susu secara Digital

2 Mins read
SEJUK.ID – Kelompok 39 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) mengembangkan website Podojoyo Farm, peternakan sapi perah di Dusun Codo, Desa Petungsewu,…
BeritaDaerah

Kelompok 39 KKN MAs Raih Dua Juara 1, Tutup Pengabdian di Petungsewu dengan Prestasi

2 Mins read
SEJUK.ID – Perjalanan Kelompok 39 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) 2026 di Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, berakhir dengan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *