SEJUK.ID – Langit cerah di Waduk Logung menjadi saksi momen bersejarah bagi komunitas motor di Kota Kretek. Ahad (10/8/2025), bertempat di The Garank’ Fillandra Resort, jajaran pengurus Bikers Muhammadiyah (BikersMU) Chapter Kudus resmi dikukuhkan. Acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi tonggak semangat baru dalam berdakwah dan berorganisasi yang penuh antusiasme serta kehangatan.
Pengukuhan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, menunjukkan bahwa kehadiran BikersMU Kudus disambut dengan tangan terbuka. Mulai dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kudus, hingga Wakil Ketua BikersMU Indonesia turut hadir memberi restu dan motivasi. Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga hadir, menandakan gerakan ini sejalan dengan visi besar Muhammadiyah.
Momen Sakral Penuh Makna
Suasana khidmat menyelimuti peserta saat pembacaan naskah Surat Keputusan Pengukuhan oleh Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PDM Kudus, Drs. Hasan Sunarto, M.Pd. Momen ini menandai pengesahan resmi para pengurus untuk mulai menjalankan tugas dakwah dan sosial. Para pengurus yang baru dilantik tampak gagah dan siap mengemban amanah, tidak hanya di jalanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan dakwah.
Para tokoh yang hadir memberikan sambutan inspiratif. Nuruz Yaman, mewakili PDM Kudus, menekankan pentingnya sinergi antara dakwah tradisional dan modern. Ia menilai BikersMU dapat menjadi jembatan dakwah yang menjangkau komunitas yang sulit tersentuh metode konvensional.
Ketua BikersMU Chapter Kudus, Ghufron, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. “Pengukuhan ini adalah babak baru bagi kami. Kami bukan sekadar komunitas motor yang hobi touring dan nongkrong. Lebih dari itu, kami ingin menjadi motor penggerak kebaikan di Kudus,” ujarnya.
Dari jajaran pengurus pusat, Wakil Ketua BikersMU Indonesia sekaligus pendiri BikersMU Nasional, Azhar Labib, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa komunitas ini adalah gerakan dakwah yang memanfaatkan hobi bermotor sebagai sarana. Pesannya jelas: motor dapat menjadi alat menebar kebaikan, bukan sekadar kendaraan.
Perwakilan LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Miqdam Awwali, juga mengapresiasi potensi BikersMU sebagai komunitas yang mampu menggerakkan pemuda untuk berhijrah. Sementara itu, Mas Aminuddin Abdul Jabbar dari PDPM Kudus mengajak para biker untuk terus bersemangat dalam berorganisasi dan menginspirasi kaum muda.
Bukan Sekadar Komunitas Motor
BikersMU tidak hanya tentang touring dan kebersamaan di jalan, tetapi juga tentang dakwah bil hal (dakwah melalui perbuatan). Anggota BikersMU Chapter Kudus berkomitmen menjadikan komunitas ini sebagai sarana menebarkan manfaat, menguatkan nilai-nilai Islami, dan menjadi teladan bagi komunitas lain.
Keberadaannya diharapkan menjadi wadah bagi warga Muhammadiyah di Kudus untuk menyalurkan hobi bermotor sambil menjaga semangat kemanusiaan. Motor bukan hanya alat transportasi atau gaya hidup, melainkan juga sarana menyambung silaturahmi dan menyebarkan dakwah Islam berkemajuan.
Pengukuhan ini menjadi langkah awal yang menjanjikan. Dengan dukungan penuh Muhammadiyah dan semangat membara para anggotanya, BikersMU Chapter Kudus siap menempuh perjalanan panjang—bukan hanya dalam hitungan kilometer, tetapi juga dalam menyebarkan kebaikan di setiap sudut Kudus dan sekitarnya.
Dengan resminya pengukuhan ini, BikersMU Chapter Kudus siap “tancap gas” menebar inspirasi dan manfaat di tengah masyarakat. (*)
Penulis Ghufron. Editor Fathan Faris Saputro.


