SEJUK.ID – Pengurus Daerah Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Provinsi Jawa Timur periode 2024–2028 menggelar pertemuan dengan para pegiat literasi sekaligus melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 pada Senin (14/7/2025). Kegiatan ini bertempat di Ruang Bina Pustaka, Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, dan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas, Ir. Tiat S. Suwardi, M.Si.
Raker ini bertujuan merumuskan strategi pembangunan literasi masyarakat Jawa Timur. Dalam kesempatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan GPMB Jawa Timur serta para pegiat literasi dari berbagai kota dan kabupaten. Rapat kerja ini mengusung tema “Refleksi, Sinergi, dan Strategi Gerakan Literasi ke Depan.”
Saat membuka acara, Ir. Tiat S. Suwardi, M.Si., menyampaikan ajakan kepada seluruh peserta untuk memperkuat kolaborasi. “Mari kita berkolaborasi dengan siapa saja untuk semakin meningkatkan indeks minat baca di Jawa Timur. GPMB bisa turun langsung ke perpustakaan komunitas untuk meningkatkan literasi,” ujarnya.
Di Jawa Timur sendiri, terdapat banyak komunitas baca yang tumbuh secara mandiri dan aktif di berbagai daerah. Komunitas-komunitas ini tidak hanya menggelar kegiatan membaca, tetapi juga menyelenggarakan pameran, pentas seni, diskusi, dan berbagai aktivitas literasi lainnya. Beberapa komunitas yang aktif antara lain Surabaya Book Party, Surabaya Baca, Baca di Surabaya, Baca Bareng Surabaya, dan Silent Book Club.
Agung Budi Kristiawan, Koordinator Humas GPMB Jawa Timur sekaligus Humas Perpustakaan Universitas Airlangga, menyampaikan gagasannya, “Dengan banyaknya komunitas literasi, GPMB Jatim bisa dijadikan payung bagi semua aktivitas mereka.”
Ketua Umum GPMB Jatim, Bambang Prakoso, menyambut baik gagasan tersebut. “GPMB di era sekarang tidak harus elitis, tetapi justru harus mampu merangkul semua lapisan masyarakat. Jika literasi di level akar rumput berkembang, maka literasi masyarakat juga akan ikut berkembang,” tegasnya. (*)


