SEJUK.ID – Dalam rangka menggiatkan gerakan literasi, SMP Al Hikmah Surabaya menggelar Pelatihan Jurnalistik sebagai upaya mewujudkan generasi yang melek informasi pada Jumat (13/6/2025).
Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan menulis dan berpikir kritis, serta meningkatkan kemampuan dalam menganalisis dan memahami informasi secara tepat.
Sebagai narasumber pelatihan, hadir Bambang Prakoso—seorang penulis, narasumber tingkat nasional, sekaligus Ketua Gerakan Pembudayaan Membaca Buku (GPMB) Jawa Timur.
Pelatihan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 7 dan 8 SMP Al Hikmah Surabaya. Pada sesi pertama, yang diikuti oleh siswa kelas 7, materi yang diberikan adalah tentang penulisan rilis berita.
“Kunci dalam menulis adalah membaca. Dengan membaca, kita bisa mengonstruksi kata-kata, dan kata-kata itu bisa mengantarkan kita ke berbagai dunia,” ujar Bambang Prakoso.
Ia menjelaskan bahwa dalam menulis berita, unsur penting yang harus diperhatikan adalah aktual, faktual, penting, dan menarik. “Aktual berarti peristiwa yang baru terjadi; faktual artinya berdasarkan fakta, bukan fiksi. Selain itu, berita harus memuat hal-hal penting dan menarik untuk diberitakan,” jelasnya.
Struktur berita, lanjutnya, terdiri dari tiga bagian utama: judul, lead (teras berita), dan body (isi berita). “Strategi menulis berita dapat menggunakan unsur 5W + 1H, yakni what (apa), who (siapa), when (kapan), where (di mana), why (mengapa), dan how (bagaimana),” tuturnya.
Sesi kedua diikuti oleh siswa kelas 8, dengan materi penulisan opini. Sebagai pengantar, Bambang menyampaikan, “Jika ingin umur panjang, menulislah. Menulis adalah jalan menuju keabadian.”
Ia menambahkan bahwa dalam menulis opini, hal utama yang perlu diperhatikan adalah memilih topik yang menarik dan aktual, atau isu-isu yang sedang menjadi perhatian publik, baik yang bersifat pro maupun kontra.
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, akan diadakan lokakarya penulisan berita dan opini. Hasil karya terbaik dari para siswa akan dipublikasikan melalui media online maupun cetak.
Pada akhir sesi, Bambang Prakoso memberikan testimoni bahwa pelatihan jurnalistik ini diikuti dengan antusiasme dan semangat tinggi. “Calon pemimpin masa depan wajib dibekali dengan kemampuan literasi. Baca tulis harus dikenalkan sejak dini. Literasi memegang peranan penting dalam pembentukan karakter anak, yang bermuara pada keseimbangan antara intelektual, spiritual, dan estetika,” pungkasnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Al Hikmah Surabaya, Yanto, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bambang Prakoso atas kesediaannya menjadi narasumber dalam pelatihan jurnalistik ini. Kami berharap ke depan dapat menjalin kolaborasi dalam pengembangan literasi, agar karya siswa dan guru dapat terus dipublikasikan, baik secara daring maupun cetak,” ujarnya. (*)


