MuhammadiyahLamongan.com – Halaman MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) dipenuhi suasana ceria pada hari kelima Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA), Jumat (17/7/2026). Sebanyak 32 murid baru tampil mengenakan kostum bertema binatang favorit yang dipadukan dengan seragam olahraga khas madrasah. Penampilan mereka menghadirkan suasana hangat sekaligus menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian kegiatan penyambutan peserta didik baru.
Keceriaan semakin terasa karena setiap murid didampingi oleh ibundanya. Kehadiran orang tua dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi penyemangat bagi anak-anak, tetapi juga memperlihatkan eratnya kolaborasi antara keluarga dan madrasah dalam mendukung proses pendidikan sejak hari pertama.
Satu per satu murid tampil percaya diri di atas panggung MATAMUDA sebelum mengikuti pawai. Senyum mereka disambut tepuk tangan para guru, orang tua, kakak kelas, hingga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang turut mengabadikan momen penuh kehangatan tersebut.
Kreativitas Orang Tua Menjadi Bagian dari Pembelajaran
Di balik beragam kostum yang dikenakan para murid, tersimpan cerita tentang kreativitas dan dedikasi para orang tua. Wali Kelas 1A, Sri Amiati, S.Pd., bersama Wali Kelas 1B, Novita Alfiatin, S.Pd., menjelaskan bahwa tema binatang dipilih sebagai bagian dari kegiatan MATAMUDA Tahun Ajaran 2026/2027 untuk mendorong keterlibatan keluarga dalam proses pembelajaran.
“Kami telah menyampaikan informasi kepada orang tua sejak jauh hari agar mereka memiliki waktu mempersiapkan dan membuat kostum terbaik bersama putra-putrinya,” ujar Novita Alfiatin.
Kostum yang dikenakan para murid tidak hanya menjadi pelengkap pawai, tetapi juga dinilai dalam ajang fashion show. Setiap peserta berkesempatan menampilkan kreativitasnya di atas panggung untuk memperebutkan predikat kostum terbaik kategori putra dan putri.
Kepala MI Muhammadiyah 09 Labuhan, Ma’in, S.H.I., mengapresiasi antusiasme para wali kelas dan orang tua yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.
“Melalui kreativitas dan keterlibatan orang tua seperti ini, kami ingin menghadirkan lingkungan belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga dalam mendidik anak,” ujarnya.
Pawai Edukatif Menyapa Masyarakat
Tepat pukul 07.30 WIB, Kepala Madrasah secara resmi memberangkatkan pawai ta’aruf dengan mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim.”
Sebanyak 32 murid baru bersama siswa kelas II hingga kelas VI kemudian berjalan mengelilingi Dusun Kentong dan kawasan sekitar madrasah. Selama perjalanan, mereka didampingi para ibu, guru, serta mahasiswa KKN UMLA yang membantu menjaga ketertiban dan keamanan kegiatan.
Pawai tersebut menjadi lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Kehadiran anak-anak dengan kostum warna-warni membawa suasana semarak sekaligus menjadi pesan kepada masyarakat bahwa madrasah merupakan ruang belajar yang ramah, kreatif, dan membangun kedekatan antara sekolah, keluarga, dan lingkungan.
Rangkaian MATAMUDA hari kelima pun ditutup dengan harapan agar para murid baru dapat menjalani masa belajar dengan penuh semangat, tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, serta memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sejak langkah pertama mereka di bangku madrasah. (*)
Penulis : Marmulik Hidayah | Editor : Fathan Faris Saputro


