SEJUK.ID – Pemerintah Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, mengukuhkan Pengurus Karang Taruna Kapanewon Depok masa bakti 2026–2031 di Gedung Sasana Anglocita Tama, Senin (30/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Panewu Depok Djoko Muljanto, Kepala Jawatan Sosial Fransiskus Suhyadi, anggota DPRD Kabupaten Sleman Budi Sanyoto, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Athiful Khoiri, serta perangkat kalurahan dan perwakilan pemuda.
Pengukuhan ini bertujuan memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta menegaskan peran Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sosial.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penataan dan regenerasi kepemimpinan organisasi kepemudaan di tingkat kapanewon yang dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan. Karang Taruna diposisikan sebagai wadah pembinaan generasi muda yang mengintegrasikan kegiatan sosial, pengembangan kewirausahaan, penguatan literasi, serta peningkatan kapasitas kepemimpinan.
Dalam kerangka pembangunan daerah, Karang Taruna berfungsi sebagai penghubung partisipasi pemuda dalam merespons berbagai isu strategis, termasuk penanganan masalah sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penguatan peran tersebut dilakukan melalui program yang terarah, terukur, dan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.
Panewu Depok, Djoko Muljanto, menegaskan pentingnya profesionalitas dan akuntabilitas dalam menjalankan organisasi. “Karang Taruna harus bergerak secara sistematis, adaptif, serta mampu menghadirkan program yang solutif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola organisasi, penyusunan program berbasis data, serta peningkatan sinergi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Sleman, Budi Sanyoto, menyatakan bahwa Karang Taruna memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. “Karang Taruna perlu memperkuat inovasi, memperluas kolaborasi, dan memastikan setiap program memiliki manfaat yang terukur bagi masyarakat,” katanya. Ia juga mendorong optimalisasi potensi lokal sebagai basis pengembangan program yang berkelanjutan.
Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna, Athiful Khoiri, menekankan pentingnya integritas dan kesinambungan organisasi. “Karang Taruna harus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui program yang terencana, konsisten, dan dievaluasi secara berkala,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia serta kepemimpinan kolektif menjadi faktor kunci keberlanjutan organisasi.
Melalui pengukuhan ini, Pemerintah Kapanewon Depok berharap Karang Taruna mampu meningkatkan partisipasi pemuda, memperkuat peran sebagai agen perubahan, serta menghasilkan program inovatif yang berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (*)


