SEJUK.ID – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan menjadi gerakan bersama masyarakat di sekitar Sungai Way Bungur, Lampung Timur. Tokoh pemuda, tokoh masyarakat, pamong desa, warga Dusun 5, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bergotong royong membersihkan kawasan tanggul sungai pada Ahad (1/11/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan yang menjadi salah satu ruang aktivitas masyarakat. Warga bersama pelaku UMKM membersihkan sampah serta rumput liar yang tumbuh di sepanjang tanggul sungai.
Semangat gotong royong terlihat sejak kegiatan dimulai. Warga saling berbagi tugas untuk membersihkan sejumlah titik yang dipenuhi sampah dan rerumputan. Kawasan tanggul yang sebelumnya tampak kurang terawat perlahan terlihat lebih bersih dan tertata.
Tidak hanya melakukan pembersihan, masyarakat juga mengingatkan para pedagang dan pengunjung untuk turut bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan. Mereka diimbau tidak membuang sampah sembarangan serta membawa pulang sampah yang dihasilkan selama beraktivitas di kawasan tersebut.
“Untuk pengunjung, silakan sampahnya dikantongi dan dibawa pulang. Buang di tempat sampah di rumah masing-masing. Kita jaga kebersihan bersama,” ujar Ahmad Syaiful.
Menurut warga, menjaga kebersihan kawasan Sungai Way Bungur tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Pemerintah desa, masyarakat, pelaku UMKM, dan pengunjung memiliki peran yang sama dalam merawat lingkungan.
Kegiatan gotong royong tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Kesadaran untuk menjaga kebersihan diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan bersama sehingga kawasan tanggul Sungai Way Bungur tetap bersih, asri, dan nyaman bagi masyarakat.
Bagi warga, kebersihan bukan sekadar persoalan lingkungan. Merawat ruang bersama juga menjadi cara sederhana untuk menumbuhkan kepedulian dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. (*)


