SEJUK.ID – Kemeriahan menyelimuti keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 09 Labuhan, Lamongan, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, madrasah tersebut menggelar Pawai Ta’aruf dan jalan sehat yang diikuti murid, guru, serta wali murid.
Sejak pagi, ratusan peserta telah berkumpul di lokasi pemberangkatan, tempat parkir WPK. Mereka kemudian berjalan bersama menyusuri rute yang berakhir di halaman MIM 09 Labuhan.
Suasana semakin semarak dengan penampilan drumband Surya Nada Mula. Irama musik yang dimainkan para murid menarik perhatian warga sekitar sekaligus mengiringi langkah keluarga besar madrasah sepanjang perjalanan.
Keceriaan peserta semakin bertambah dengan pembagian ratusan doorprize yang telah disiapkan panitia.
Ketua Ikatan Wali Murid Madrasah (Ikwama), Siti Aminah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan pihak madrasah yang telah mendukung kegiatan tersebut. Menurut dia, kegiatan bersama seperti ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara madrasah, guru, murid, dan wali murid.
Ia berharap kolaborasi antara pengelola madrasah dan Ikwama dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sehingga kegiatan serupa pada masa mendatang dapat berlangsung lebih meriah.
Kepala MIM 09 Labuhan, Ma’in, S.H.I., juga mengapresiasi partisipasi seluruh warga madrasah. Menurut dia, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kebersamaan seluruh unsur madrasah.
“Kebersamaan ini menjadi energi bagi MIM 09 Labuhan untuk terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang dicintai masyarakat,” ujar Ma’in.
Meneladani Rasulullah
Ma’in mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut, kata dia, perlu dimanfaatkan untuk melakukan refleksi sekaligus menghidupkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi guru, keteladanan Rasulullah dapat diwujudkan melalui kesabaran dan keikhlasan dalam mendidik serta menjadi uswatun hasanah bagi murid.
Sementara itu, murid dapat meneladani kegigihan Rasulullah dengan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, menjaga kesopanan, serta menghormati guru dan orang tua.
Adapun bagi wali murid, keteladanan Rasulullah dapat diwujudkan melalui kasih sayang, perhatian, dan pendampingan terhadap tumbuh kembang serta pendidikan karakter anak di rumah.
“Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan peran masing-masing,” kata Ma’in.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize dan ramah tamah. Senyum dan keceriaan murid serta wali murid mewarnai akhir kegiatan tersebut.
Melalui peringatan Maulid Nabi, keluarga besar MIM 09 Labuhan berharap silaturahmi antarwarga madrasah semakin erat. Lebih dari itu, keteladanan Rasulullah diharapkan terus menjadi landasan dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter murid. (*)
Penulis : Marmulik Hidayah | Editor : Fathan Faris Saputro


